Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
GoNews Group
14 jam yang lalu
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
2
Usai Diajak Nonton Video Porno, Gadis 18 Tahun Digilir 4 Pria dan Dibiarkan Terkapar di Halaman Rumah
Peristiwa
12 jam yang lalu
Usai Diajak Nonton Video Porno, Gadis 18 Tahun Digilir 4 Pria dan Dibiarkan Terkapar di Halaman Rumah
3
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
GoNews Group
13 jam yang lalu
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
4
Total 118.753 Orang, 1.882 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 29 Provinsi, Ini Rinciannya
Kesehatan
8 jam yang lalu
Total 118.753 Orang, 1.882 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 29 Provinsi, Ini Rinciannya
5
Memilukan, Buruh Tani Terpaksa Curi HP Agar Putrinya Kelas I MTs Bisa Belajar Online
Peristiwa
8 jam yang lalu
Memilukan, Buruh Tani Terpaksa Curi HP Agar Putrinya Kelas I MTs Bisa Belajar Online
6
Daripada Ribut, Abdul Fikri Faqih: Alihkan Anggaran POP Untuk Internet Gratis
GoNews Group
10 jam yang lalu
Daripada Ribut, Abdul Fikri Faqih: Alihkan Anggaran POP Untuk Internet Gratis
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Bukan Hanya di Jakarta, Polusi Udara di Kota-Kota Ini juga Tinggi

Bukan Hanya di Jakarta, Polusi Udara di Kota-Kota Ini juga Tinggi
Ilustrasi polusi udara: reuters.
Selasa, 20 Agustus 2019 21:58 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Bambang Haryo S. mengungkapkan, polusi udara akibat dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak hanya terjadi di Jakarta.

"Bogor, juga ada kabut yang baunya sangit seperti bau (benda) terbakar. Surabaya dan Semarang juga begitu, tingkat polusinya sudah di ambang batas," kata Bambang melalui sambungan telepon kepada GoNews.co, Selasa (20/08/2019).

Padahal, kata Bambang, Surabaya termasuk kota yang udaranya cukup bagus di luar musim kemarau. "Tapi pada musim seperti sekarang ini (musim kemarau, red) dan terjadi kebakaran hutan (Sumatera dan Kalimantan), Surabaya pun terdampak,".

Sehingga, polusi udara yang tinggi di Jakarta dan kota-kota besar tersebut, tidak tepat jika disebut berasal dari polusi kendaraan bermotor. Mengingat, polusi udara tinggi terjadi beriringan dengan musim kemarau dan Karhutla di Kalimantan dan Sumatera yang terletak di utara Jakarta.

"Memang ada polusi dari kendaraan, tapi jumlahnya tidak signifikan menjadi penyebab polusi tinggi saat ini," kata Bambang.

Sebelumnya, polusi udara di Jakarta menjadi sorotan publik. Pada Minggu (18/08/2019), berdasarkan data AirVisual hingga pukul 07.34 WIB, kualitas udara Jakarta tercatat tidak sehat, dengan Air Quality Index (AQI) atau indeks kualitas udara sebesar 157 pada konsentrasi parameter PM2.5 68 ug/m3.***


Loading...
www www