Loading...
Home >  Berita >  Politik

Ini Dia Barisan ASN Muda di Balik Suksesnya Sidang MPR 2019

Ini Dia Barisan ASN Muda di Balik Suksesnya Sidang MPR 2019
Sejumlah ASN yang tergabung dalam Unit Pemberitaan dan Layanan Informasi Biro Humas MPR. (istimewa)
Sabtu, 17 Agustus 2019 12:53 WIB
JAKARTA - Kinerja Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sempat dipuji oleh Presiden Jokowi dalam pidatonya di Sidang Tahunan 2019.

Pujian tersebut, terutama dalam menjalankan salah satu tugas konstitusionalnya, yakni menggelar Sosialisasi 4 Pilar ke seluruh penjuru nusantara.

Sosialisasi itu ditujukan untuk menangkal sejumlah paham-paham terlarang yang bisa merusak merah-putih. Bahkan, bisa mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"MPR telah melakukan Sosialisasi 4 Pilar ke seluruh pelosok dengan menyasar seluruh kelompok masyarakat seperti pelajar, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum," kata Jokowi dalam sidang tahunan MPR, di Gedung DPR, Jumat (16/8).

Presiden yakin, MPR mampu melakukan terobosan untuk membentengi tanah air dari serangan paham radikalisme ataupun terorisme. Untuk itu, dia menyarankan agar nilai-nilai empat pilar kebangsaan terus menguat di jiwa para generasi anak bangsa.

Selain sosialisasi empat pilar, MPR bersama dengan seluruh stafnya juga berhasil menggelar Sidang Tahunan MPR 2019 dengan khidmat dan sukses. Tentu keberhasilan itu tidak bisa lepas dari peran para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan lembaga yang dipimpin oleh Zulkifli Hasan itu.

Di antaranya adalah sejumlah ASN yang tergabung dalam Unit Pemberitaan dan Layanan Informasi Biro Humas MPR. Isinya adalah barisan anak muda yang dikomandoi oleh Budi Muliawan, dengan anggota timnya, Djarot Widiarto, Ana Suzana, Anggun, dan Amir. Ada juga Diyah, Kijon, Bimo, Amel yang bisa membantu tim yang berkantor di lantai V Gedung Nusantara III tersebut.

Pada hari Senin (13/08) jam dinding di loby Nusantara III sudah menunjukan angka 23.10 WIB, suasana Kompleks Parlemen, Senayan sudah sepi.

Hanya tampak beberapa petugas pamdal yang sedang berjaga. Begitupun dengan suasana ruangan pressroom atau media centre. Tempat wartawan membuat berita saat sedang melakukan peliputan di gedung parlemen juga sudah sepi hanya tersisa tiga sampai lima jurnalis saja yang kadang masih ngetik atau hanya sekedar berdiskusi.

Namun, pemandangan berbeda ada di ruangan Unit Pemberitaan dan Layanan Informasi Biro Humas MPR. Posisinya tak jauh dari pintu lift Gedung Nusantara III. Langsung terlihat saat pintu lift terbuka. Di ruangan berukuran sekira 8 x 8 meter persegi itu, nampak sejumlah anak muda berbaju batik bercelana bahan kain gelap yang masih sibuk dengan sejumlah pekerjaannya.

"Ngopi ya bro, biar sekalian nemenin kita beresin persiapan Sidang Tahunan 16 Agustus," ujar Wawan sapaan akrab Budi Muliawan yang saat itu sengaja menyempatkan diri mampir untuk menanyakan soal id card peliputan Sidang Tahunan.

Tak ada Luka mengeluh yang nampak dari para ASN itu, mereka semua terlihat senang-senang saja dan penuh senyum. Ada yang sedang menyusun daftar peliputan, ada juga yang masih sibuk mencetak sejumlah berkas.

"Kita ikut slogan Pak Jokowi, Kerja, Kerja, Kerja, jadi dibawa happy saja. Bagaimanpun Sidang Tahunan ini cukup sakral bagi kami," papar Magister Hukum yang juga alumnus Universitas Brawijaya Malang itu.

Bagi sejumlah jurnalis yang biasa meliput aktivitas anggota MPR/DPR di Senayan, Wawan bukanlah sosok yang asing. Ia dikenal akrab dengan para pewarta. Bahkan tak jarang ia turun langsung ikut memandu peliputan-peliputan kegitan MPR di pelosok daerah.

Di Sidang Tahunan MPR kali ini, unit pemberitaan yang berada dibawah penugasan Kabiro Humas Setjen MPR Siti Fauziah mencoba menghadirkan sesuatu yang baru.

Yakni pemberlakuan Id Card khusus yang dilengkapi barcorde dan hologram. Sistem pendaftarannya pun cukup dengan membuka aplikasi online yang telah disiapkan."Kita ingin selalu ada inovasi yang baru dan lebih memudahkan awak media. Ya semoga kerja-kerja kami bisa menjadi berkah bagi semua," ujarnya.

Apa yang dilakukan Wawan dan Timnya tentu saja bisa menjadi salah satu upaya dari para ASN MPR untuk mereduksi stigma PNS atau ASN yang kerap dianggap bekerja santai, sebatas memenuhi absen dan jam kerja dari pagi hingga sore.***

Editor : Muslikhin Effendy
Kategori : Politik, Pemerintahan, Peristiwa, GoNews Group

Loading...
www www