Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
11 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
2
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
Kesehatan
13 jam yang lalu
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
3
Sempat Dihajar Massa, Warga Padang Terduga Pencuri Mobil Akhirnya Diamankan Polisi
Solok
9 jam yang lalu
Sempat Dihajar Massa, Warga Padang Terduga Pencuri Mobil Akhirnya Diamankan Polisi
4
20 Napi di Payakumbuh Tertunda Penahanan Akibat Protokol Kesehatan
Payakumbuh
24 jam yang lalu
20 Napi di Payakumbuh Tertunda Penahanan Akibat Protokol Kesehatan
5
Mulai 1 Juni, Semua Objek Wisata di Pesisir Selatan Kembali Dibuka
Pesisir Selatan
9 jam yang lalu
Mulai 1 Juni, Semua Objek Wisata di Pesisir Selatan Kembali Dibuka
6
Polisi Amankan Delapan Mobil Masuk Sumbar Lewat 'Jalan Tikus'
Limapuluh Kota
24 jam yang lalu
Polisi Amankan Delapan Mobil Masuk Sumbar Lewat Jalan Tikus
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Padamkan Api Karhutla, Mabes Polri Terjunkan Tim ke 6 Provinsi Termasuk di Riau

Padamkan Api Karhutla, Mabes Polri Terjunkan Tim ke 6 Provinsi Termasuk di Riau
Personel Polisi saat memadamkan api di Kalimantan Barat. (Istimewa)
Kamis, 15 Agustus 2019 21:42 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Guna membantu memadamkan api karhutla disejum lah wilayah, Kapolri Tito Karnavian telah membentuk Tim Asistensi Mabes Polri

Tim ini telah diterjunkan ke lapangan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah provinsi.

Tim yang disupervisi Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Brigjen Fadil Imran telah diterjunkan ke enam provinsi yang terjadi karhutla.

Di antaranya, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Begitu kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Kamis (15/8/2019).

"Tugas enam tim tersebut adalah mengecek dan mengevaluasi penanganan karhutla dan evaluasi sejauh mana penanganan karhutla di tiap-tiap provinsi," katanya.

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini menambahkan bahwa saat ini Mabes Polri juga siap mengantisipasi bahaya karhutla karena faktor cuaca. Cuaca yang dimaksud musim kemarau el nino yang dikhawatirkan berlangsung hingga September dan Oktober.

“Itu terus kita antisipasi. Di bulan-bulan yang punya tingkat kekeringan yang sangat tinggi itu sangat diantisipasi," pungkasnya.

Sejauh ini, Polri telah menangani 68 kasus pembakaran hutan dan lahan. Sebanyak 60 orang termasuk satu korporasi telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dari 60 yang telah disidik, 13 kasus yang ditangani Polda Riau, satu kasus di Polda Kalteng, dua kasus di Polda Kalbar sudah masuk dalam pelimpahan tahap II tersangka dan barang bukti kepada kejaksaan setempat.***

Kategori : Peristiwa, Pemerintahan

Loading...
www www