Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
GoNews Group
13 jam yang lalu
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
2
Usai Diajak Nonton Video Porno, Gadis 18 Tahun Digilir 4 Pria dan Dibiarkan Terkapar di Halaman Rumah
Peristiwa
12 jam yang lalu
Usai Diajak Nonton Video Porno, Gadis 18 Tahun Digilir 4 Pria dan Dibiarkan Terkapar di Halaman Rumah
3
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
GoNews Group
13 jam yang lalu
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
4
Total 118.753 Orang, 1.882 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 29 Provinsi, Ini Rinciannya
Kesehatan
7 jam yang lalu
Total 118.753 Orang, 1.882 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 29 Provinsi, Ini Rinciannya
5
Memilukan, Buruh Tani Terpaksa Curi HP Agar Putrinya Kelas I MTs Bisa Belajar Online
Peristiwa
7 jam yang lalu
Memilukan, Buruh Tani Terpaksa Curi HP Agar Putrinya Kelas I MTs Bisa Belajar Online
6
Daripada Ribut, Abdul Fikri Faqih: Alihkan Anggaran POP Untuk Internet Gratis
GoNews Group
10 jam yang lalu
Daripada Ribut, Abdul Fikri Faqih: Alihkan Anggaran POP Untuk Internet Gratis
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Ikuti Perintah China, Menpora Malaysia Setuju Zakir Naik Diusir

Ikuti Perintah China, Menpora Malaysia Setuju Zakir Naik Diusir
Kamis, 15 Agustus 2019 23:39 WIB
MALAYSIA - Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Syed Saddiq setuju dengan usulan tiga menteri yang meminta penceramah asal India, Zakir Naik, dideportasi dari Negeri Jiran.

Zakir Naik sudah tiga tahun terakhir tinggal di Malaysia. Belum lama ini, Zakir kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial yang dinilai tiga menteri Malaysia bernada rasial.

Terkait tindakan Zakir, Syed menegaskan ketidaksetujuannya. Ia pun ikut serta dalam gerakan mendukung deportasi Zakir.

"Iya (saya setuju Zakir Naik dideportasi)," ucap Syed seperti dikutip dari The Star, Kamis (15/8).

"Serangan kepada saudara kami warga Tionghoa dan India adalah serangan terhadap seluruh Malaysia. Konyol bila menyebut sesama warga Malaysia tamu," kata Syed.

"Demi Tuhan, mereka semua (warga Tionghoa dan India) adalah saudara saya," sambung dia.

Pekan lalu, Zakir menyerukan warga Tionghoa di Malaysia kembali ke asalnya. Menurut Zakir penduduk Tionghoa hanya tamu yang sudah lama tinggal.

Selain ke warga Tionghoa, dalam kesempatan yang sama Zakir Naik juga menyebut umat Hindu di Asia Tenggara mempunyai hak 100 persen lebih banyak dari jika dibanding umat Muslim di India.

Komentar Zakir Naik membuat tiga menteri Malaysia, Gobind Singh, M Kulasegaran dan Xavier Jayakumar menggelar pertemuan untuk membahas langkah legal mengusir penceramah tersebut.

Terkait permintaan tiga menteri tersebut, kantor berita Bernama menyebut, PM Mahathir kemungkinan besar tak akan mendeportasi Zakir ke India. Keselamatan Zakir jadi alasan utama.

"Jika ada negara lain yang mau menampungnya, kami persilakan," kata Mahathir.

Zakir Naik mengeluarkan bantahan atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Dirinya percaya telah terjadi kesalahan konteks pengutipan yang bertujuan untuk memfitnah dirinya.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : Kumparan.com
Kategori : GoNews Group, Umum, Peristiwa

Loading...
www www