Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Peristiwa
6 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
2
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
21 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
3
Melihat National Geographic 'Berburu' Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
Peristiwa
22 jam yang lalu
Melihat National Geographic Berburu Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
4
Pemda Solok Selatan Hapus Aset 'Medan Nan Bapaneh' untuk RTH Seribu Rumah Gadang
Solok Selatan
21 jam yang lalu
Pemda Solok Selatan Hapus Aset Medan Nan Bapaneh untuk RTH Seribu Rumah Gadang
5
Syarief Hasan: MPR dan PBNU Satu Pandangan soal Pembatalan RUU HIP
Politik
21 jam yang lalu
Syarief Hasan: MPR dan PBNU Satu Pandangan soal Pembatalan RUU HIP
6
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
6 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

Kabut Asap Karhutla Meningkat, Kualitas Udara Kota Pekanbaru di Level Kurang Sehat

Kabut Asap Karhutla Meningkat, Kualitas Udara Kota Pekanbaru di Level Kurang Sehat
Ilustrasi kabut asap Riau. (istimewa)
Sabtu, 10 Agustus 2019 20:19 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali mengingatkan bahaya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Pasalnya, asap terdeteksi di wilayah Riau, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah sudah mengarah ke Tenggara dan Utara.

Meski tidak terdeteksi 'transboundary haze' atau asap tidak masuk ke negeri tetangga yaitu Singapura dan Malaysia, namun kondisi udara di Kota Pekanbaru sendiri sudah masuk kategori kurang sehat.

"Sebaran asap makin meluas dan tambah banyak baik di wilayah Riau atau Kalimantan Tengah. Hal ini menyebabkan kualitas udara di Kota Pekanbaru menurun pada tingkat kurang sehat (Konsentrasi PM10 173) dan di Kota Palangkaraya kualitas udara pada tingkat sedang (konsentrasi PM10 126)," ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, Sabtu (10/8/2019).

Agus melanjutkan, 'Hotspot' kategori sedang dan tinggi hasil pantauan satelit pada pukul 07.00 WIB di Riau ada 126 titik, Jambi 4 titik.

"Sementara di Sumatera Selatan 13, Kalimantan Barat 533 titik, Kalimantan Tengah 159 titik, dan Kalimantan Selatan 13 titik," pungkasnya.***

Kategori : Umum, Peristiwa, Pemerintahan

Loading...
www www