Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
Peristiwa
6 jam yang lalu
MetroTV Minta Polisi Usut Tuntas Tewasnya Yodi
2
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
GoNews Group
13 jam yang lalu
DPR Fokus Awasi Dana Penanggulangan Pandemi Covid-19
3
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
GoNews Group
13 jam yang lalu
Isu Penanggulangan Covid-19 untuk Redam Potensi Konflik di Pilkada
4
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
Pendidikan
13 jam yang lalu
PJJ Belum Bisa Diterapkan di Luar Pandemi
5
Mabes Polri Sita Aset Maria Lumowa Senilai Rp 132 Miliar
GoNews Group
5 jam yang lalu
Mabes Polri Sita Aset Maria Lumowa Senilai Rp 132 Miliar
6
Tindaklanjuti Kebocoran Data Denny Siregar, Telkomsel Lapor ke Polisi
Politik
5 jam yang lalu
Tindaklanjuti Kebocoran Data Denny Siregar, Telkomsel Lapor ke Polisi
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Diamankan KPK, Anggota DPR F-PDIP Nyoman Dhamantra Langsung Diperiksa

Diamankan KPK, Anggota DPR F-PDIP Nyoman Dhamantra Langsung Diperiksa
Kamis, 08 Agustus 2019 15:51 WIB
JAKARTA - KPK langsung memeriksa anggota Komisi VI DPR Nyoman Dhamantra yang diamankan dalam pengembangan operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan suap impor bawang putih. Nyoman Dhamantra diamankan KPK di Bandara Soekarno-Hatta. 

"Tadi sudah diamankan 1 orang lagi dan telah berada di KPK untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Dibawa tim dari Bandara Cengkareng," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dimintai konfirmasi, Kamis (8/8/2019).

Dalam rangkaian OTT mulai Rabu (7/8) malam, KPK lebih dulu mengamankan 11 orang. Satu orang di antaranya adalah orang kepercayaan Nyoman Dhamantra yang berasal dari Fraksi PDIP.

Penyidik KPK mengamankan bukti transaksi Rp 2 miliar yang diamankan dalam OTT ini. Selain rupiah, penyidik KPK mengamankan pecahan dolar AS. 

"Diduga uang untuk anggota DPR," kata Febri dalam wawancara sebelumnya.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : detik.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Hukum, Pemerintahan, Politik

Loading...
www www