Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
Nasional
13 jam yang lalu
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
2
Gelombang 2 TKA China Tiba di Sultra, Massa Aksi Dipukul Mundur Polisi
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Gelombang 2 TKA China Tiba di Sultra, Massa Aksi Dipukul Mundur Polisi
3
Tuduh Santri Calon Teroris, Pimpinan Ponpes Daarul Ilmi Tuntut Denny Siregar Dipenjarakan
Hukum
20 jam yang lalu
Tuduh Santri Calon Teroris, Pimpinan Ponpes Daarul Ilmi Tuntut Denny Siregar Dipenjarakan
4
Sebagai Negara Kepulauan Terbesar Dunia, Nelayan Indonesia Harus jadi Profesi yang Menjanjikan
Politik
20 jam yang lalu
Sebagai Negara Kepulauan Terbesar Dunia, Nelayan Indonesia Harus jadi Profesi yang Menjanjikan
5
Aneksasi Tepi Barat Palestina, PKS: Ini Kejahatan Perang yang Nyata
Internasional
20 jam yang lalu
Aneksasi Tepi Barat Palestina, PKS: Ini Kejahatan Perang yang Nyata
6
Tokoh Muda Kampar Ini Sukses Berkarier di Kejari Tanjung Jabung Jambi
Peristiwa
20 jam yang lalu
Tokoh Muda Kampar Ini Sukses Berkarier di Kejari Tanjung Jabung Jambi
Loading...
Home  /   Berita  /   Pemerintahan

Hati-hati, Ini 143 Aplikasi Pinjaman Online Ilegal dan Tak Terdaftar di OJK

Hati-hati, Ini 143 Aplikasi Pinjaman Online Ilegal dan Tak Terdaftar di OJK
Jum'at, 02 Agustus 2019 12:44 WIB
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga saat ini jumlah Fintech Peer-To-Peer Lending tidak terdaftar atau memiliki izin usaha dari OJK telah mencapai sebanyak 1.230 etintas. Jumlah itu terdiri dari 404 etintas yang tercatat pada 2018 dan 826 etintas sepanjang 2019.

"Sehingga secara total sejak 2018 sebanyak 1.230 entitas. Data ini termasuk tambahan penanganan yang dilakukan SWI pada 16 Juli 2019 sebanyak 143 Fintech Peer-To-Peer Lending Ilegal," kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing dalam jumpa pers bersama Bareskrim Polri, di Mabes Polri Jakarta, Jumat, (2/8/2019).

Tongam mengatakan, meskipun satgas waspada investasi sudah banyak menutup kegiatan Fintech Peer-To-Peer Lending tanpa izin, tetap saja banyak fintech yang terus bermunculan secara ilegal. Salah satunya melalui aplikasi baru pada website dan Google Playstore atau link unduh aplikasi.

Ratusan Fintech Bakal Kumpul di Summit & Expo 2019, Catat Waktunya
"Masalah yang terjadi kemudahan orang membuat situs web. Kami konsen mendeteksi secara dini apabila ada aplikasi baru yang menawarkan fintech," katanya.

Dia pun menyarankan kepada masyarakat apabila ingin melakukan transaksi pinjaman online dapat melihat daftar aplikasi Fintech Peer-To-Peer Lending yang telah terdaftar di website resmi OJK. Sehingga meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Perlu diketahui juga bahwa Fintech Peer-To-Peer Lending Ilegal bukan merupakan ranah kewenangan OJK karena tidak ada tanda terdaftar dan izin dari OJK sedangkan yang menjadi ranah kewenangan OJK adalah Fintech Peer-To-Peer Lending yang terdaftar dan berizin di OJK.

Jika terdapat pelanggaran yang dilakukan oleh Fintech Peer-To-Peer Lending yang terdaftar dan berizin di OJK maka OJK dapat melakukan penindakan terhadap Fintech tersebut.

Berikut Daftar Daftar Nama 143 Fintech Ilegal:

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : CNBCIndoneasia, Liputan6.com dan OJK
Kategori : Pemerintahan, Ekonomi, Peristiwa, GoNews Group

Loading...
www www