Loading...
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Dejan Sedih Kehilangan Tiga Poin

Dejan Sedih Kehilangan Tiga Poin
Kamis, 01 Agustus 2019 21:35 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PAMEKASAN - Kedigdayaan Madura United terhenti dalam laga tunda pekan ke-4 Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019, setelah pemain PSS Sleman Irkham Zahrul Milla  mampu mengoyak gawang tim tuan rumah pada menit ke-63 melalui skema serangan balik di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Rabu (31/7/2019) malam.

Padahal, sejak menit awal winger Madura United Greg Nwokolo memimpin rekan satu timnya untuk menggeruduk pertahanan Super Elang Jawa -julukan PSS Sleman. Begitu juga dengan babak kedua dengan serangan kian kencar, terutama pasca kecolongan melalui serangan balik.

Kiper tim tuan rumah M. Ridho Djazulie menilai gol Milla lahir berkat kesalahan timnya. Sebab, mereka fokus menyerang dan keteteran saat mencoba untuk bertahan. Bahkan, ia menegaskan, tim yang sering menang juga bisa menelan kekalahan.

"Gol [PSS] Sleman atas kesalahan kami sendiri. Mungkin, kami fokus menyerang, tapi lupa bertahan dan inilah sepak bola. Kadang, kami bisa naik, kadang kami bisa turun," ujarnya pasca pertandingan.

Kendati demikian, penjaga gawang bernomor punggung 20 itu meminta rekan-rekannya untuk melupakan kekalahan tersebut, serta menatap pertandingan yang sudah didepan mata, melawan Bhayangkara FC, Senin (5/8) mendatang.

"Yang terpenting, kami lupakan kekalahan ini, kami fokus tatap pertandingan berikutnya lawan Bhayangkara dan juga Persebaya [Surabaya]," sambungnya.

Sementara, pelatih Madura United Dejan Antonic meluapkan kesedihannya atas kekalahan tersebut. Dia menjelaskan, terkadang semua strategi yang dipersipakan tidak berjalan seperti biasanya.

"Semua sedih karena kami kalah hari ini dan kami hilang tiga poin, kadang-kadang mungkin tidak bisa jalan semua seperti yang kami mau. Tadi anak-anak, mungkin tidak seperti biasa di level yang kemarin, tapi kami coba, coba, coba variasi, tapi satu kesalahan," tutup Dejan.***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www