Loading...    
           

Festival Randai se-Sumbar di Sawahlunto Diikuti Lebih 1.000 Peserta

Festival Randai se-Sumbar di Sawahlunto Diikuti Lebih 1.000 Peserta
Sawahlunto Randai Festival 2019 se-Sumatera Barat.
Selasa, 30 Juli 2019 10:14 WIB
Penulis: Anton Saputra
SAWAHLUNTO - Sawahlunto Randai Festival 2019 se-Sumatera Barat resmi dibuka oleh Wakil Walikota Sawahlunto Zohirin Sayuti di pelataran Museum Kereta Api Sawahlunto, Senin (29/7/2019). Seni tradisi randai yang sudah tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat Minangkabau sejak dulunya.

Dalam pembukaan Wakil Walikota Zohirin Sayuti menyampaikan, setelah ditetapkannya Sawahlunto menjadi Kota Warisan Dunia, maka festival randai ini sangat perlu dilestarikan karena mempunyai unsur sastra, tari, bela diri, suara, musik, hingga unsur agama yang tak lepas dari ciri khas orang Minang.

"Randai juga menyampaikan pesan moral di bidang apa saja. Randai sangat kaya dengan seni melalui ceritanya. Randai ini merupakan tradisi nenek moyang yang perlu kita lestarikan, kita berharap Randai dapat berkembang kembali di Sawahlunto dan Sumatera Barat umumnya," imbuhnya.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Permuseuman Peninggalan Bersejarah dan Kebudayaan Kota Sawahlunto, Sarlina Putri dalam sambutannya mengatakan, kegiatan randai merupakan ajang kompetisi bakat di bidang randai tingkat SD, SMP dan umum se-Sumatera Barat yang dilaksanakan mulai tanggal 29 Juli sampai 2 Agustus 2019 di pelataran Museum Kereta Api Kota Sawahlunto.

"Peserta Festival Randai ini diperkirakan lebih dari 1.000 orang anak Randai se-Sumatera Barat, dengan rincian, tingkat SD se-Sumatera Barat sebanyak 22 sekolah, tingkat SMP 8 sekolah, tingkat umum Kota Sawahlunto sebanyak 12 group, tingkat umum Provinsi Sumatera Barat sebanyak 14 group," uraiannya.

Juri dalam kegiatan ini merupakan tenaga ahli yang kompeten di bidangnya, terdiri dari akademisi, praktisi/seniman randai serta budayawan pengamat randai.

Para juri antara lain, Zulkifli yang merupakan dosen aktif dari Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang yang juga seorang budayawan, seniman dan praktisi aktif di bidang Randai. Saparman merupakan seniman, praktisi sekaligus pengamat randai se-Sumatera Barat.

Kemudian, Rizal Tanjung, selain dikenal praktisi randai ia juga merupakan tokoh teater kebanggaan Sumatera Barat dan aktor layar lebar di film 'Me Versus Mami' dengan lawan aktingnya Irrish Bella dan Cut Mini.

"Sebagaimana layaknya sebuah festival bahwa kompetisi randai ini akan mencari penyaji-penyaji terbaik tanpa peringkat pada setiap tingkatannya yang nantinya akan memperebutkan piala dan uang tunai dengan total hadiah sebesar Rp67 juta," pungkasnya. (ton)


Loading...
wwwwww