Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Tandatangani PP Tapera, DPR: Rakyat Tambah Menderita
Politik
13 jam yang lalu
Jokowi Tandatangani PP Tapera, DPR: Rakyat Tambah Menderita
2
Longsor Terjang 5 Rumah dan 1 Musala di Sumbar, Juga Putuskan Jalan Provinsi
Peristiwa
16 jam yang lalu
Longsor Terjang 5 Rumah dan 1 Musala di Sumbar, Juga Putuskan Jalan Provinsi
3
Jalan Dipalang Warga, Proyek Tol Padang-Sicincin Terhenti
Peristiwa
16 jam yang lalu
Jalan Dipalang Warga, Proyek Tol Padang-Sicincin Terhenti
4
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Kesehatan
18 jam yang lalu
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
5
PSBB Transisi, Kendaraan Pribadi Boleh Angkut Penumpang Penuh asal Satu Keluarga
Pemerintahan
14 jam yang lalu
PSBB Transisi, Kendaraan Pribadi Boleh Angkut Penumpang Penuh asal Satu Keluarga
6
Jadi PRT di Dubai, Wanita Asal Gununghalu Melahirkan di Penjara dan Pulang Kampung Bawa Bayi
Umum
22 jam yang lalu
Jadi PRT di Dubai, Wanita Asal Gununghalu Melahirkan di Penjara dan Pulang Kampung Bawa Bayi
Loading...
Home  /   Berita  /   Politik

Luhut Tidak Ikut Saat Rekonsiliasi Bukti Jokowi Mulai Independen

Luhut Tidak Ikut Saat Rekonsiliasi Bukti Jokowi Mulai Independen
Minggu, 14 Juli 2019 20:36 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo semakin percaya diri dalam menatap periode keduanya. Hal itu dapat dilihat dari pertemuannya dengan sang rival, Prabowo Subiato di Stasiun MRT pada Sabtu (13/7) kemarin.

Dalam pertemuan itu, tidak tampak Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang disebut sangat dekat dengan Jokowi. Padahal sebelumnya juga disebutkan bahwa Luhut merupakan utusan dari Jokowi untuk mengatur rekonsiliasi.

"Ketidakhadiran Luhut menunjukkan Jokowi semakin independen atau semakin confident dalam mengambil keputusan-keputusan politik berdasarkan pertimbangan-pertimbangan beliau," ujar Director for Presidential Studies-DECODE UGM, Nyarwi Ahmad seperti dilansir GoNews.co dari Kantor Berita RMOL, Minggu (14/7).

Menurutnya, Jokowi lebih mempercayakan Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal (purn) Budi Gunawan (BG), yang menjadi bawahannya, untuk mengatur pertemuan.

"Ya mungkin kan ada banyak cara, tapi Jokowi lebih mempercayakan itu kepada Budi Gunawan. Itu pilihan strategis, karena mungkin BG bisa lebih diterima kubu Prabowo,” pungkasnya.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : Rmol.id
Kategori : Politik, Pemerintahan, Peristiwa, GoNews Group

Loading...
www www