Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Orang Tua Murid Waspadalah! Ada Gambar Porno di Tugas Belajar Siswa
Politik
15 jam yang lalu
Orang Tua Murid Waspadalah! Ada Gambar Porno di Tugas Belajar Siswa
2
Batalkan Pesanan, Takmir Masjid Dipukul dan Kemaluannya Ditarik Pengusaha Pasir
Hukum
14 jam yang lalu
Batalkan Pesanan, Takmir Masjid Dipukul dan Kemaluannya Ditarik Pengusaha Pasir
3
Oknum Pendeta Cabul Dipecat dari Gereja Happy Family Center
Hukum
13 jam yang lalu
Oknum Pendeta Cabul Dipecat dari Gereja Happy Family Center
4
Diduga Keracunan, Ratusan Santri di Bengkulu Dilarikan ke Rumah Sakit
Pendidikan
12 jam yang lalu
Diduga Keracunan, Ratusan Santri di Bengkulu Dilarikan ke Rumah Sakit
5
Aksi Tolak Omnibus Law Chaos di Yogyakarta
Politik
14 jam yang lalu
Aksi Tolak Omnibus Law Chaos di Yogyakarta
6
Pemerintah Beri Bantuan Pinjaman Tanpa Bunga, Ini Kata Legislator PKS
Politik
16 jam yang lalu
Pemerintah Beri Bantuan Pinjaman Tanpa Bunga, Ini Kata Legislator PKS
Loading...
Home  /   Berita  /   Politik

DPR: Kendala Pembangunan Tol Pekanbaru-Dumai Harus Segera Diselesaikan

DPR: Kendala Pembangunan Tol Pekanbaru-Dumai Harus Segera Diselesaikan
Anggota Komisi VI DPR RI Wahyu Sanjaya usai meninjau pelaksanaan pengerjaan tol Pekanbaru - Dumai bersama Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI di Pekanbaru, Provinsi Riau, Rabu (10/7/2019).
Kamis, 11 Juli 2019 21:50 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU - Pengerjaan pembangunan tol Pekanbaru - Dumai oleh PT. Hutama Karya (HK) yang ditunjuk sebagai pelaksana sudah cukup baik, hanya saja masih terdapat beberapa kendala, seperti masalah dana Pinjaman Modal Negara (PMN) yang belum cair.

Kendala lainnya adalah soal izin pakai kawasan hutan, hingga jalur pipa gas milik PT. Chevron yang dilalui oleh pembangunan tol ini.

Terkait hal ini, Anggota Komisi VI DPR RI Wahyu Sanjaya mendorong berbagai kendala ini agar segera diselesaikan. "Hanya ada sedikit pembebasan lahan yang bermasalah. Dan seperti yang sudah dijelaskan (oleh Direksi Hutama Karya), bahwa minggu ini sudah dapat diselesaikan,” ungkap Wahyu usai meninjau pelaksanaan pengerjaan tol Pekanbaru - Dumai bersama Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI di Pekanbaru, Provinsi Riau, Rabu (10/7/2019) kemarin.

Untuk diketahui, Tim Kunspek ini dipimpin Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Azam Azman Natawijana.

Sementara untuk pipa gas milik PT. Chevron yang dilintasi jalan tol ini kata dia, Hutama karya dalam waktu dekat ini akan mengadakan workshop bersama SKK Migas dan PT. Chevron untuk mengambil langkah-langkah, agar kendala yang ditemui itu dapat segera diselesaikan.

Di sisi lain, legislator Partai Demokrat itu berharap perizinan dan peraturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah untuk mendukung pembangunan tol ini bisa dipercepat, sehingga konstruksinya berjalan dengan baik.

"Karena apabila pembebasan lahannya saja yang jalan, akan tetapi izin untuk konstruksinya tidak selesai, pihak Hutama Karya selaku penanggung jawab pengerjaan tol tersebut tidak bisa melaksanakan tugasnya untuk menyelesaikan pembangunan tepat waktu,” tandas Wahyu.

Politisi dapil Sumatera Selatan II ini menambahkan, proses perizinan dan pinjam pakai kawasan hutan dari Pemerintah cukup lama, karena itu ia meminta kepada Hutama Karya untuk bisa menjelaskan secara rinci kendala-kendala yang dihadapai terkait perizinan.

"Nantinya setelah dijelaskan secara rinci, agar dapat dibahas pada saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR RI dan Hutama Karya. Untuk masuk ke dalam kesimpulan dan dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah," pungkasnya.***


Loading...
www www