Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Orang Tua Murid Waspadalah! Ada Gambar Porno di Tugas Belajar Siswa
Politik
16 jam yang lalu
Orang Tua Murid Waspadalah! Ada Gambar Porno di Tugas Belajar Siswa
2
Batalkan Pesanan, Takmir Masjid Dipukul dan Kemaluannya Ditarik Pengusaha Pasir
Hukum
15 jam yang lalu
Batalkan Pesanan, Takmir Masjid Dipukul dan Kemaluannya Ditarik Pengusaha Pasir
3
Oknum Pendeta Cabul Dipecat dari Gereja Happy Family Center
Hukum
14 jam yang lalu
Oknum Pendeta Cabul Dipecat dari Gereja Happy Family Center
4
Diduga Keracunan, Ratusan Santri di Bengkulu Dilarikan ke Rumah Sakit
Pendidikan
13 jam yang lalu
Diduga Keracunan, Ratusan Santri di Bengkulu Dilarikan ke Rumah Sakit
5
Aksi Tolak Omnibus Law Chaos di Yogyakarta
Politik
15 jam yang lalu
Aksi Tolak Omnibus Law Chaos di Yogyakarta
6
Pemerintah Beri Bantuan Pinjaman Tanpa Bunga, Ini Kata Legislator PKS
Politik
17 jam yang lalu
Pemerintah Beri Bantuan Pinjaman Tanpa Bunga, Ini Kata Legislator PKS
Loading...
Home  /   Berita  /   Hukum

Bupati Kep. Meranti Akui Diperiksa soal DAK

Bupati Kep. Meranti Akui Diperiksa soal DAK
Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir saat keluar dari gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/7/2019) | Foto: Zul/GoNews
Kamis, 11 Juli 2019 17:55 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir mengaku, dirinya diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus yang diduga menjadi sumber gratifikasi Bowo Sidik Pangarso.

"Iya soal DAK (Dana Alokasi Khusus)," kata Irwan kepada wartawan saat keluar dari gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (11/07/2019), sekira pukul 17.25 WIB, sore.

Irwan mengatakan, dirinya tidak cukup tahu soal DAK yang kini dipersoalkan itu. Katanya, "Saya nggak tahu karena waktu itu sedang tidak menjabat,".

Seperti diketahui, DAK Kepulauan Meranti tengah diduga menjadi salah satu sumber gratifikasi Bowo Sidik Pangarso, yang kini menjadi tersangka kasus suap bidang Pelayaran antara PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) dengan PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) dan penerimaan lain yang terkait dengan jabatan.

Dalam kasus terkait Humpus ini, selain terhadap Bowo, KPK juga telah mentersangkaan Asti Winasty (GM Commercial PT HTK), dan Indung alias IND (anak buah Bowo di PT Inersia).

Tapi Irwan menegaskan, "saya tidak pernah ketemu," dengan Bowo Sidik Pangarso.***

Kategori : Hukum, Pemerintahan, Politik

Loading...
www www