Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Otong Tewas Usai Ditangkap dan Kepalanya Dibungkus Lakban, Polisi Sebut Karena Sesak Napas
Peristiwa
9 jam yang lalu
Otong Tewas Usai Ditangkap dan Kepalanya Dibungkus Lakban, Polisi Sebut Karena Sesak Napas
2
Otong Tewas Diduga Disiksa Polisi, Jokowi dan DPR Didesak Revisi KUHAP
Hukum
9 jam yang lalu
Otong Tewas Diduga Disiksa Polisi, Jokowi dan DPR Didesak Revisi KUHAP
3
Viral Pedagang Nangis Dilarang Jualan Usai Tegur 'Istri Wakapolda'
Peristiwa
8 jam yang lalu
Viral Pedagang Nangis Dilarang Jualan Usai Tegur Istri Wakapolda
4
Tito Karnavian: Air Wudhu Tidak Membunuh Virus Corona
Kesehatan
8 jam yang lalu
Tito Karnavian: Air Wudhu Tidak Membunuh Virus Corona
5
Berharap Anak Masuk Akpol, Anggota Polisi Tertipu Rp1,35 Miliar, Pelakunya Tersangka Korupsi Rp5,9 Miliar
Hukum
13 jam yang lalu
Berharap Anak Masuk Akpol, Anggota Polisi Tertipu Rp1,35 Miliar, Pelakunya Tersangka Korupsi Rp5,9 Miliar
6
Akibat Pandemi, Ratusan Mama Muda Bakal jadi Janda Baru
Peristiwa
8 jam yang lalu
Akibat Pandemi, Ratusan Mama Muda Bakal jadi Janda Baru
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Bisa Timbulkan Instabilitas Nasional, Kebijakan Plt DPD II Golkar Harus Dihentikan

Bisa Timbulkan Instabilitas Nasional, Kebijakan Plt DPD II Golkar Harus Dihentikan
Fungsionaris DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku, Hendrik Jauhari Oratmangun. (facebook.com)
Kamis, 11 Juli 2019 19:03 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Fungsionaris DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku, Hendrik Jauhari Oratmangun, meminta DPP Partai Golkar untuk menghentikan pencopotan para DPD II yang menyatakan dukungan kepada Bambang Soesatyo alias Bamsoet.

Sebab, jika pencopotan itu terus dilakukan, bisa menimbulkan kegaduhan.

Saat ini, memang banyak ketua DPD II Partai Golkar yang dicopot dari posisinya karena menyatakan dukungan ke Bamsoet. Contohnya, Ketua DPD Golkar Cirebon dan 10 Ketua DPD II di Maluku. Posisi mereka kemudian diganti oleh Plt.

"Saya mengimbau ke DPP untuk menghentikan pembentukan Plt-Plt tersebut. Sebab, kalau dilanjutkan, bisa menimbulkan kegaduhan. Karena Golkar adalah partai besar, kegaduhan bisa menganggu stabilitas nasional," tuturnya, Kamis (11/07/19).

Hendrik kemudian mengingatkan mengenai dukungan Golkar ke Jokowi. Kata dia, saat ini Jokowi sedang berusaha keras untuk mengembalikan kembali stabilitas nasional pascapilpres. Jika internal Golkar malah gaduh, sama saja dengan menambah berat kerja Jokowi.

"Kebijakan PLT yang terstruktur, sistematis, dan masif berpotensi menciptakan kegaduhan. Jika Golkar gonjang-ganjing, jika Golkar tidak solid, jika internal 'ramai', ini tidak bagus untuk Golkar maupun untuk politik nasional," terangnya.

Sebagai pendukung Jokowi, tambahnya, sudah sepantasnya Golkar ikut dalam menciptakan stabilitas nasional.

"Caranya dengan menghentikan kegaduhan akibat pembentukan Plt-Plt tersebut," tandasnya.***


Loading...
www www