Sumbar Optimis Target Kunjungan Wisatawan Bakal Tercapai

Sumbar Optimis Target Kunjungan Wisatawan Bakal Tercapai
Istana Pagaruyung salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi di Sumbar.
Selasa, 09 Juli 2019 19:00 WIB
PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat optimis target kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 57.087 orang dan wisatawan domestik sebanyak 8.476.724 pada tahun ini akan tercapai.

Geliat tersebut terlihat dengan semakin membaiknya sektor pariwisata Sumbar dan ditetapkannya destinasi wisata baru yang diprediksi akan menyumbang kontribusi kedatangan wisatawan ke Ranah Minang.

Optimisme terhadap pengembangan sektor pariwisata di Sumbar itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian.

"Dengan adanya penetapan pertambangan batu bara Ombilin menjadi warisan dunia, saya yakin target tersebut bisa terealisasi," ujar Oni ketika ditemui di Padang, Selasa (9/7/2019) seperti dikutip dari Gatra.com.

Dirinya memprediksi kunjungan wisatawan ke Sumbar akan meningkat pasca ditetapkannya Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto menjadi warisan dunia kategori budaya oleh UNESCO pada sidang ke-43 di Pusat Kongres Baku pada Sabtu pekan lalu (6/7).

"Tentunya ini akan sangat berpengaruh, karena penetapannya (Ombilin) dilakukan oleh internasional. Orang-orang luar akan lebih banyak yang tertarik berkunjung Sawahlunto," ucapnya.

Unttuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di Sumbar, Oni menerangkan pemerintah perlu memperbaiki akses jalan dan ketersediaan fasilitas seperti hotel dan restoran.

Pemprov Sumbar menurutnya akan secara perlahan melakukan peningkatan daya dukung infrastruktur dan kebutuhan hunian di Sumbar.

Sementara itu, Kepala Bidang Peninggalan Sejarah dan Permuseuman Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto, Adrial mengatakan penetapan pertambangan batu bara Ombilin sebagai warisan dunia merupakan langkah awal terhadap proses konservasi dan pelestarian terhadap situs tambang peninggalan kolonial Belanda tersebut.

"Ini baru langkah awal untuk pelestarian benda-benda cagar budaya yang ada di Sawahlunto. Tinggal kita bagaimana bisa menjaganya. Tentunya ini butuh dukungan masyarakat," imbuhnya.

Peningkatan itu terlihat pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke objek Museum Lubang Tambang Mbah Soero sejak Sabtu (6/7). Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, jumlah kunjungan rata-rata mencapai 100 orang per hari.

Petugas Rescue dan pemandu Wisata Lubang Tambang Mbah Soero, Sudarsono mengatakan penetapan Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto menjadi warisan dunia jelas memberi dampak terhadap pariwisata Kota Sawahlunto.

"Sejak dibukanya Lubang Tambang Mbah Soero menjadi objek pariwisata pada 2017, museum ini selalu kedatangan wisatawan luar Sawahlunto dan mancanegara. Bahkan beberapa media asing juga sudah beberapa kali datang untuk mengambil gambar," ungkapnya. ***

Editor:arie rh
Kategori:GoNews Group, Umum, Sumatera Barat

wwwwww