Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Waspadai Covid 19, Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
GoNews Group
20 jam yang lalu
Waspadai Covid 19,  Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
2
Erick Thohir, Presiden dan Ketua Satgas Covid-19 akan Tinjau Penyuntikan Vaksin Esok
GoNews Group
20 jam yang lalu
Erick Thohir, Presiden dan Ketua Satgas Covid-19 akan Tinjau Penyuntikan Vaksin Esok
3
BAZNAS Luncurkan Logo Peduli Covid-19
GoNews Group
21 jam yang lalu
BAZNAS Luncurkan Logo Peduli Covid-19
4
Percepat Pemulihan Ekonomi, Menaker Minta Subsidi Upah Digunakan untuk Ini...
GoNews Group
21 jam yang lalu
Percepat Pemulihan Ekonomi, Menaker Minta Subsidi Upah Digunakan untuk Ini...
5
Pegawai KPK jadi ASN Dipastikan Bukan Suatu Pelemahan
GoNews Group
21 jam yang lalu
Pegawai KPK jadi ASN Dipastikan Bukan Suatu Pelemahan
6
Pemain Persipura Tetap Jalani Virtual Trainning
GoNews Group
19 jam yang lalu
Pemain Persipura Tetap Jalani Virtual Trainning
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

Idap Penyakit Tumor Usus Ganas dan Keluarkan Nanah dari Perut, Guru Ngaji dan Imam Masjid di Kampar Butuh Uluran Tangan

Idap Penyakit Tumor Usus Ganas dan Keluarkan Nanah dari Perut, Guru Ngaji dan Imam Masjid di Kampar Butuh Uluran Tangan
Anton Putra terlihat kurus di tempat tidurnya. (Istimewa)
Kamis, 13 Juni 2019 22:35 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU - Seorang guru ngaji sekaligus Imam Masjid di Desa Lubuk Sakat, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar, Riau, saat ini benar-benar membutuhkan uluran tangan para dermawan.

Pasalnya, guru ngaji bernama Anton Putra tersebut, saat ini memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk berobat. Bahkan menurut keterangan Anton, Ia saat ini butuh sekitar Rp35 juta agar bisa berobat di Rumah Sakit Awal Bross dengan dilakukan terapi sinar (Radiologi).

Pria kelahiran 24 Maret 1984 ini bingung, karena pihak Rumah Sakit Awal Bross tidak bisa menerima dirinya dengan menggunakan BPJS. Sementara di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad tempat ia pertama kali berobat, tidak menyediakan alat radiologi tersebut.

"Setelah saya cek darah, rontgen, usg, dan endoscopy (teropong) di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru saya baru tahu kalau penyakit saya tumor usus. Hampir setiap hari bengkak di perut saya semakin membesar dan sakit minta ampun, lalu saya disuruh menunggu hasil P.A selama lebih kurang lebih 2 minggu. Akhirnya saya dioperasi," ceritanya, Kamis (13/6/2019).

Namun kata Anton, setelah 3 bulan, tiba-tiba di atas bekas operasi tersebut mulai membengkak lagi dan mengeluarkan nanah setiap hari hingga sekarang. Kondisi saat ini pun Anton masih memrihatinkan, nanah setiap hari keluar. Ia merasakan rasa sakit yang luar biasa, badan kurus dan sering demam.

"Dokter menyarankan untuk di sinar (radiologi), namun alat sinar atau radiologi di RSUD Arifin Ahmad rusak, sedangkan rumah sakit yang memiliki alat sinar di Pekanbaru Hanya rumah sakit Awal Bros. Tapi Awal Bros tidak bisa melalui jalur BPJS dan memerlukan biaya sinar lebih kurang Rp35 juta," tandasnya.

Yang mengejutkannya lagi, Dokter menyarankan untuk sinar selama sebulan lebih atau sekitar 35 kali agar tumor tersebut dapat dimatikan akar atau sel jahatnya sehingga bisa sembuh seperti semula.

Bagi para pembaca GoNews Group (GoNews.co, GoRiau.com, GoSumbar.com, Gosumut.com dan GoAceh.co) yang sudi membantu sang guru ngaji tersebut, bisa langsung datang ke alamat Desa Lubuk Sakat RT 005 RW 003 Kec Perhentian Raja, Kabupaten Kampar.

Atau juga bisa menyisihkan rezekinya melalui donasi ke rekening Anton Putra Rek BRI: 5510-01-009376-53-32 dan bisa mengubungi Hp:081371690296. Atau bisa juga melalui Dompet GoNews Peduli di Rekenin Mandiri atas nama Muslikhin 1080012721404, dan konfirmasi ke 0812 74665660.***

Kategori : Umum, Peristiwa, Ekonomi

Loading...
www www