Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai 'Angkat Bendera Putih', Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
Politik
20 jam yang lalu
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai Angkat Bendera Putih, Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
2
Tim Fakhrizal-Genius Lapor ke KPU Soal Verifikasi Faktual
Politik
13 jam yang lalu
Tim Fakhrizal-Genius Lapor ke KPU Soal Verifikasi Faktual
3
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
GoNews Group
17 jam yang lalu
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
4
Semen Padang Buat Aplikasi Hemat Biaya Transportasi Hingga Miliaran
Padang
13 jam yang lalu
Semen Padang Buat Aplikasi Hemat Biaya Transportasi Hingga Miliaran
5
Disdik Padang Jelaskan Persoalan Sistem Zonasi Pertimbangkan Umur
Padang
13 jam yang lalu
Disdik Padang Jelaskan Persoalan Sistem Zonasi Pertimbangkan Umur
6
Belajar Jarak Jauh Dipermanenkan, Persatuan Guru Tolak Kebijakan Nadiem Makarim
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Belajar Jarak Jauh Dipermanenkan, Persatuan Guru Tolak Kebijakan Nadiem Makarim
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Selama Musim Lebaran di Sumbar, 24 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Lalu Lintas

Selama Musim Lebaran di Sumbar, 24 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Lalu Lintas
Direktur Lalulintas Polda Sumbar, Kombes Nurhandono. (foto: hariansinggalang.co.id)
Rabu, 12 Juni 2019 12:10 WIB
PADANG – Operasi Ketupat Singgalang 2019 dalan rangka pengamanan lebaran Idul Fitri 1440 H telah usai dilaksanakan. Dalam operasi yang berlangsung selama 13 hari tersebut, kecelakaan lalu lintas terjadi sebanyak 104 kasus di berbagai wilayah Sumbar.

Berdasarkan catatan Direktorat Lalulintas Polda Sumbar, dari 104 kejadian itu, 24 orang tewas, selebihnya luka berat dan ringan.

Dikutip dari hariansinggalang.co.id, Direktur Lalulintas Polda Sumbar, Kombes Nurhandono, Selasa (11/6) mengatakan, rekap angka kecelakaan lalu lintas itu terhitung mulai Rabu (29/5/2019) hingga Senin (10/6/2019).

Sementara itu, Kabag Bin Opsnal Ditlantas, AKBP Ari Yuswan Triono menambahkan, dari 104 kejadian, 24 orang meninggal dunia, 24 luka berat dan 141 luka ringan. Total kerugian sekitar Rp300 juta.

Dikatakan, pada 2018 lalu lakalantas terjadi 130 kasus, 25 orang meninggal, 12 korban luka berat, 233 luka ringan. Kerugian mencapai Rp435 juta lebih. “Kita bersyukur selama operasi dapat berjalan lancar,” ujar Ari.

Meski demikian pihaknya tidak memungkiri terjadinya kemacetan di sejumlah titik. Namun, tidak separah kemacetan yang terjadi pada tahun sebelumnya.

“Walaupun macet tapi tidak separah macet tahun lalu, cuma terjadi perlambatan dikarenakan meningkatnya volume kendaraan. Apalagi faktor mahalnya harga tiket pesawat, hingga banyak pemudik menggunakan kendaraan,” katanya. ***

Editor : arie rh
Sumber : hariansinggalang.co.id
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat

Loading...
www www