Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai 'Angkat Bendera Putih', Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
Politik
20 jam yang lalu
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai Angkat Bendera Putih, Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
2
Tim Fakhrizal-Genius Lapor ke KPU Soal Verifikasi Faktual
Politik
13 jam yang lalu
Tim Fakhrizal-Genius Lapor ke KPU Soal Verifikasi Faktual
3
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
GoNews Group
17 jam yang lalu
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
4
Semen Padang Buat Aplikasi Hemat Biaya Transportasi Hingga Miliaran
Padang
14 jam yang lalu
Semen Padang Buat Aplikasi Hemat Biaya Transportasi Hingga Miliaran
5
Disdik Padang Jelaskan Persoalan Sistem Zonasi Pertimbangkan Umur
Padang
13 jam yang lalu
Disdik Padang Jelaskan Persoalan Sistem Zonasi Pertimbangkan Umur
6
Belajar Jarak Jauh Dipermanenkan, Persatuan Guru Tolak Kebijakan Nadiem Makarim
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Belajar Jarak Jauh Dipermanenkan, Persatuan Guru Tolak Kebijakan Nadiem Makarim
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Hinca Pandjaitan: Partai Demokrat Bakal Ikuti Gugatan di MK Sampai Selesai

Hinca Pandjaitan: Partai Demokrat Bakal Ikuti Gugatan di MK Sampai Selesai
Senin, 10 Juni 2019 23:00 WIB
JAKARTA - Kabar Demokrat keluar dari koalisi Adil Makmur Prabowo-Sandiaga kian menguat. Bahkan koalisi tersebut diisukan sudah tidak solid lagi setelah pengumuman hasil pemilu presiden yang menyatakan kemenangan Jokowi-Amin.

Sekjen Demokrat, Hinca Pandjaitan meminta kepada seluruh pihak untuk menyikapi masalah ini dengan santai. Juga bagi para politisi, agar santai saja dalam berpolitik. Sebab sekeras apapun pertandingan, tentu harus bersalaman setelah waktu pertandingan berakhir.

"Santai sajalah kita berpolitik itu, dan selalu saya sampaikan dengan perumpamaan di sepakbola, karena sepakbola dan politik mempunyai karakter yang sama, fairness, respect, justice and glory (kegembiraan)," kata Hinca saat dihubungi, Senin 10 Juni 2019.

Ia menganalogikan, hasil pertandingan tentu sudah diputuskan hasilnya ketika peluit ditiup wasit. Sementara dalam konteks pemilu ini, KPU pada 21 Mei dinihari telah mengumumkan dalam sidang pleno sesuai mekanismenya. Tapi sesuai prosedur hukum yang ada KPU mempersilahkan jalur hukum yang disediakan undang-undang untuk ke MK bila ada keberatan.

"Lalu Paslon 02 menggunakan dan memilih saluran hukum dan konstitusional itu ke MK, dan itu mulia, pertandingan masih berlanjut," kata Hinca.

Ia menegaskan posisi partai-partai politik koalisi pendukung Paslon 02 menuntaskan perjuangan di MK. Ia meminta agar mengikuti proses di MK dan lakoni bersama sampai selesai.

"Itulah esensinya berkoalisi dan PD setia berada dijalur itu," kata Hinca.

Ia menambahkan sekeras apapun pertandingan jika waktu sudah berakhir dan peluit sudah ditiupkan tanda pertandingan berakhir, maka bersalaman adalah kewajiban.

"Merebut juara adalah ikhtiar mulia, menyentuh garis finis untuk menyelesaikan pertandingan adalah kewajiban," kata Hinca.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : VIVA.CO.ID
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik

Loading...
www www