Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
10 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
2
Perbatasan Sumbar Masih Tutup Hingga PSBB Berakhir 7 Juni 2020
Sumatera Barat
24 jam yang lalu
Perbatasan Sumbar Masih Tutup Hingga PSBB Berakhir 7 Juni 2020
3
Sempat Dihajar Massa, Warga Padang Terduga Pencuri Mobil Akhirnya Diamankan Polisi
Solok
7 jam yang lalu
Sempat Dihajar Massa, Warga Padang Terduga Pencuri Mobil Akhirnya Diamankan Polisi
4
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
Kesehatan
11 jam yang lalu
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
5
20 Napi di Payakumbuh Tertunda Penahanan Akibat Protokol Kesehatan
Payakumbuh
22 jam yang lalu
20 Napi di Payakumbuh Tertunda Penahanan Akibat Protokol Kesehatan
6
Polisi Amankan Delapan Mobil Masuk Sumbar Lewat 'Jalan Tikus'
Limapuluh Kota
22 jam yang lalu
Polisi Amankan Delapan Mobil Masuk Sumbar Lewat Jalan Tikus
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Tim Monev KOI Sebagai Pendamping Untuk Pastikan Prestasi

Tim Monev KOI Sebagai Pendamping Untuk Pastikan Prestasi
Koordinator Tim Monev KOI, Oktav Matakupan
Minggu, 26 Mei 2019 21:45 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komite Olimpiade Indonesia (KOI) bertugas sebagai pendamping Tim Pelatnas yang dibentuk induk-induk organisasi (PB/PP) dalam persiapan menghadapi SEA Games Philipina yang dijadwalkan November mendatang.

"Tim Monitoring dan Evaluasi KOI itu bukan sebagai Satpam tetapi sebagai Tim Pendamping yang akan bersinerji dengan Tim Pelatnas yang dibentuk PB/PP. Tugasnya untuk memastikan pelatnas berjalan dengan baik dalam rangka mencapai prestasi yang diharapkan pada SEA Games Philipina 2019," kata Koordinator Tim Monev KOI, Oktav Matakupan dalam acara buka puasa bersama KOI dengan pengurus PB/PP di Hotel Mulia Senayan Jakarta, Minggu, 26 Mei 2019.

Selain menjadi pendamping, kata Oktav, Tim Monitoring dan Evaluasi akan merekomendasikan atlet-atlet yang berpeluang untuk meraih medali pada SEA Games Philipina 2019. Hal ini, katanya, terkait dengan keputusan pemerintah melalui Kemenpora yang memprioritaskan atlet berpeluang meraih medali untuk bergabung dengan Kontingen Indonesia pada pesta olahraga dua tahunan negara-negara Asia Tenggara tersebut.

Mengenai sprinter andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, Oktav memastikan pelari asal Nusa Tenggara Barat yang sudah memastikan tiket ke Olimpiade Tokyo 2020 itu akan diterjunkan pada SEA Games Philipina 2019.

Pada tahun ini Indonesia akan mengikuti 51 dari 56 cabang olahraga yang akan diperlombakan pada SEA Games 2019. Adapun medali yang ditargetkan adalah antara 51-53 emas.

"Hasil monitoring dan evaluasi SEA Games 2017 sebelumnya meleset karena kita tidak melihat progres negara lain. Kita hanya montoring atlet kita sendiri. Sekarang kita sudah belajar dan harusnya semua cabang olahraga yang ikut bisa penuhi target," ujarnya,

Sebelumnya Plt Sekjen KOI, Hellen Sarita Delima mengatakan, pembentukan Tim Monitoring dan Evaluasi yang dilakukan KOI sudah sesuai dengan Undang Undang Sistem Keolahragaan Nasional (UU SKN) No 3 Tahun 2005 dan Olympic Charter. "Pembentukan Tim Monitoring dan Evaluasi itu sudah sesuai dengan UU SKN dan Olympic Charter," katanya. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www