Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PBNU Usul Tarik RUU HIP Ganti Jadi RUU BPIP
Politik
23 jam yang lalu
PBNU Usul Tarik RUU HIP Ganti Jadi RUU BPIP
2
Polisi Belum Pastikan Kapan Periksa Denny Siregar
GoNews Group
23 jam yang lalu
Polisi Belum Pastikan Kapan Periksa Denny Siregar
3
Citilink Gratiskan Rapid Test Untuk Calon Penumpang
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Citilink Gratiskan Rapid Test Untuk Calon Penumpang
4
Oprasi Lutut, Ketut Mahadewi: Takut Banget
GoNews Group
19 jam yang lalu
Oprasi Lutut, Ketut Mahadewi: Takut Banget
5
Cerita Akbar/Winny Soal Sulitnya Saling Adaptasi
GoNews Group
19 jam yang lalu
Cerita Akbar/Winny Soal Sulitnya Saling Adaptasi
6
Sebut Terlambat Persiapan, Zainudin Amali Bagi Tugas
GoNews Group
19 jam yang lalu
Sebut Terlambat Persiapan, Zainudin Amali Bagi Tugas
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Ngaku Dapat Pesan Ancaman Pembunuhan, Adian Napitupulu Lapor ke Bareskrim

Ngaku Dapat Pesan Ancaman Pembunuhan, Adian Napitupulu Lapor ke Bareskrim
Adian saat melapor ke Bareskrim. (dok. Detik.com)
Jum'at, 24 Mei 2019 02:34 WIB
JAKARTA - Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, melapor ke Bareskrim Polri karena mengaku diancam akan diculik hingga dibunuh. Ancaman tersebut ia terima lewat media sosial dan pesan singkat.

"Ancaman-ancaman penculikan, pembunuhan. Yang diancam tidak cuma saya, ada Pak Tito (Kapolri Jenderal Tito Karnavian), Pak Luhut (Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan), Pak Wiranto (Menko Polhukam Wiranto). Jadi satu anggota DPR, dua menteri, Kapolri yang diancam," kata Adian di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (22/5/2019).

"Melalui media sosial, WhatsApp Group, Facebook, SMS. Nomor-nomor telepon pengirim dan akun-akun pengirim ancaman sudah saya laporkan semua," sambung Adian.

Adian menduga ancaman-ancaman itu menyerangnya karena sikap dia yang mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Adian menjelaskan semua ancaman yang dia terima didasari fitnah dan hoax.

"Terbaru, tadi pagi baru terima ancaman lagi," ucap Adian.

Dalam laporannya, Adian menyampaikan barang bukti berupa tangkapan layar berisi kata-kata ancaman, nomor ponsel, serta akun pengancam.

"Kalau kita punya pandangan berbeda tentang banyak hal, ya bicarakan secara ilmiah. Jangan mengancam," ucap dia.

Adian menuturkan jumlah pesan ancaman yang diterimanya meningkat dalam tiga hari terakhir. Laporan Adian terdaftar dengan nomor LP/B/0496/V/2019/BARESKRIM tertanggal 22 Mei 2019.

Ada tiga nomor ponsel dan satu akun Facebook yang dipolisikan oleh Adian.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : Detik.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik

Loading...
www www