Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai 'Angkat Bendera Putih', Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
Politik
18 jam yang lalu
Sekolah dan Kampus Swasta Mulai Angkat Bendera Putih, Tanda Indeks Pembangunan Manusia Jeblok
2
Tim Fakhrizal-Genius Lapor ke KPU Soal Verifikasi Faktual
Politik
11 jam yang lalu
Tim Fakhrizal-Genius Lapor ke KPU Soal Verifikasi Faktual
3
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
GoNews Group
15 jam yang lalu
Komisi Agama Kritisi Pelibatan TNI dalam Menciptakan Kerukunan Umat
4
Semen Padang Buat Aplikasi Hemat Biaya Transportasi Hingga Miliaran
Padang
11 jam yang lalu
Semen Padang Buat Aplikasi Hemat Biaya Transportasi Hingga Miliaran
5
Disdik Padang Jelaskan Persoalan Sistem Zonasi Pertimbangkan Umur
Padang
11 jam yang lalu
Disdik Padang Jelaskan Persoalan Sistem Zonasi Pertimbangkan Umur
6
Belum Capai Target, Tes Usap Massal di Payakumbuh Berlanjut
Payakumbuh
11 jam yang lalu
Belum Capai Target, Tes Usap Massal di Payakumbuh Berlanjut
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Waspada, Ini 12 Titik Rawan Macet di Jalur Mudik Sumbar

Waspada, Ini 12 Titik Rawan Macet di Jalur Mudik Sumbar
ilustrasi
Kamis, 23 Mei 2019 23:22 WIB
PADANG - Dinas Perhubungan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat ada sebanyak 12 titik rawan macet di jalur mudik Sumatera Barat. Titik-titik macet tersebut terdapat di sejumlah kabupaten dan kota di Sumbar.

Dilansir dari Kumparan.com, Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Heri Nofiardi mengatakan, titik-titik rawan macet itu terdapat di jalur Padang-Bukittinggi-Payakumbuh.

Tepatnya, mulai di Pasar Lubuk Alung, Pasar Sicincin, objek wisata Lembah Anai Kabupaten Padang Pariaman, Padang Panjang, Pasar Koto Baru, Pasar Padang Lua, pasar dan simpang Piladang Kabupaten Agam.

Rawan macet juga terdapat di sepanjang jalur Padang-Pesisir Selatan, di antaranya di simpang Gaung Teluk Bayur Kota Padang dan sepanjang Tarusan-Painan, serta Pasar Kambang Kabupaten Pesisir Selatan.

"Titik rawan lainnya ada di Kayu Tanam. Tepatnya di jembatan yang ambruk dilanda banjir bandang Desember 2018 lalu," ujarnya.

Heri mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan jalur alternatif untuk mengantisipasi kemacetan. Di antaranya arus di Lubuk Alung diarahkan ke Bandar Minangkabau melewati Pantai Tiram dan Sicincin.

Selain itu, untuk jalur Lembah Anai bisa diarahkan lewat ke Malalak. Kemudian di Koto Baru ada juga pasar tumpah, bisa melewati Padang Lua bisa diarahkan ke Batu Palano.

"Jalur alternatif tersebut aman untuk dilewati," ujarnya. ***

Editor : arie rh
Sumber : kumparan.com
Kategori : GoNews Group, Umum, Sumatera Barat

Loading...
www www