LKPD Pemkab Pasaman Barat Raih Opini WTP untuk Ketiga Kalinya

LKPD Pemkab Pasaman Barat Raih Opini WTP untuk Ketiga Kalinya
Bupati Pasaman Barat Drs H Syahiran MM dan Ketua DPRD Pasaman Barat H Daliyus K SSi bersama Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumbar, Pemut Aryo Wibowo.
Kamis, 23 Mei 2019 17:19 WIB
Penulis: Rio Nasution

PASBAR - Untuk ketiga kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat (Pasbar) kembali meraih opini Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk Laporan Keuangan Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2018.

LHP diserahkan Kepala BPK Perwakilan Provinsi Sumbar, Pemut Aryo Wibowo dan diterima Bupati Pasaman Barat Drs H Syahiran MM didampingi Ketua DPRD Pasaman Barat H Daliyus K SSi di Auditorium Kantor BPK Perwakilan Provinsi Sumbar di Padang, Kamis, 23 Mei 2019.

Turut hadir Inspektur Drs Harisman, Asisten Administrasi Umum Drs Rafan, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Teguh Suprianto, Plt Kepala BAPD Afri Hendra SSos.

Dengan raihan ini, Kabupaten Pasaman Barat sudah tiga kali berturut-turut mendapat predikat WTP sejak tahun 2016.

Capaian ini diapresiasi langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Sumbar. "Berdasarkan hasil pemeriksaan, opini BPK atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2018 Kabupaten Pasaman Barat adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Apresiasi kepada daerah yang mempertahankan opini WTP. Ini bukti keseriusan daerah dalam mematuhi peraturan pengelolaan keuangan negara yang akuntabel,” katanya.

"Tahun ini merupakan tahun keempat dalam melaksanakan penerapan pengelolaan keuangan negara berbasis akrual. Sehingga, pemerintah daerah bisa melaksanakan anggaran secara akuntabel sesuai dengan UU No 15 Tahun 2004," ujarnya.

Bupati Pasaman Barat Drs H Syahiran MM mengucapkan terima kasih pada BPK RI, yang selama ini terus membimbing dan mengarahkan pemerintah dalam mengawal pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah. Sehingga pengelolaan keuangan serta pelaksanaan program pembangunan di pasbar dapat terwujud sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Menurutnya, predikat Opini WTP yang berhasil diraih Kabupaten Pasbar, juga merupakan hasil kerja keras semua pihak baik eksekutif dan legislatif serta dukungan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola keuangan pemerintah yang baik.

Dengan raihan WTP ini, diharapkan dapat memotivasi semua pihak untuk lebih meningkatkan pengelolaan keuangan daerah dan lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan berturut-turut meraih WTP, kita tidak boleh cepat berpuas diri. Tetapi menjadikannya sebuah motivasi untuk lebih meningkatkan tata kelola keuangan dan pemerintahan yang baik ke depannya. Sehingga Pasbar kedepan menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPRD Pasbar. Ia mengaku bangga, atas pencapaian yang diraih Pemkab Pasbar dalam tiga tahun ini. Namun, dirinya berharap dengan predikat opini WTP berturut-turut tidak membuat jajaran di lingkungan Pemkab Pasbar terlena.

Tetapi dengan apa yang diraih saat ini menjadi motivasi untuk selalu membangun budaya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel.

“Kita mampu meraih opini WTP sebagai bentuk komitmen dan keseriusan kami bersama bupati dalam mengelola anggaran keuangan yang baik," katanya.(rio)


wwwwww