Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
GoNews Group
9 jam yang lalu
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
2
Bamsoet: Presiden Jokowi Akan Hadir Secara Fisik Dalam Sidang Tahunan MPR
Politik
23 jam yang lalu
Bamsoet: Presiden Jokowi Akan Hadir Secara Fisik Dalam Sidang Tahunan MPR
3
Anthony Tanpa Kesulitan, Firman Mundur
GoNews Group
23 jam yang lalu
Anthony Tanpa Kesulitan, Firman Mundur
4
Kemenaker Beri Insentif Peserta Pelatihan di BLK, Krisdayanti Singgung Mental Manja
GoNews Group
23 jam yang lalu
Kemenaker Beri Insentif Peserta Pelatihan di BLK, Krisdayanti Singgung Mental Manja
5
Dua Unggulan Teratas Belum Terkalahkan
GoNews Group
19 jam yang lalu
Dua Unggulan Teratas Belum Terkalahkan
6
Shesar Dipaksa Kerja Keras
GoNews Group
23 jam yang lalu
Shesar Dipaksa Kerja Keras
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Farhan Tewas Tertembus Dua Peluru, Keluarga Lakukan Protes ke Kapolri

Farhan Tewas Tertembus Dua Peluru, Keluarga Lakukan Protes ke Kapolri
Rabu, 22 Mei 2019 08:48 WIB
JAKARTA - Seorang warga tewas tertembak saat kerusuhan terjadi di depan Pasar Blok A Tanah Abang. Korban diketahui bernama Farhan Syafero warga Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Korban meninggal akibat tertembak dibenarkan saudara iparnya yakni Fatkhurohman Akbar. Farhan sempat dibawa ke rumah sakit Budi Kemuliaan, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat.

"Benar Farhan meninggal akibat dua peluru yang bersarang di leher dan tembus ke belakang," jelas Akbar seperti dilansir GoNews.co dari Kantor Berita RMOLJatim, sesaat lalu, Rabu (22/5).

Akbar melakukan protes keras kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian atas musibah yang menimpa saudaranya itu. Bahkan, pihak keluarganya berencana akan mencari keadilan atas apa yang menimpa Farhan saudara iparnya tersebut.

"Saya mempertanyakan kepada Kapolri. darimana peluru itu? Kalau dari pasukan, apakah boleh pakai peluru tajam?" ungkap Akbar lagi.

Untuk diketahui, pihak kepolisian jauh-jauh hari sudah mengatakan tidak membekali aparatnya dengan peluru tajam untuk menangani aksi massa pada 21 dan 22 Mei 2019. Hal itu diucapkan Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Senin (20/5).***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : rmol.co
Kategori : GoNews Group, Umum, Peristiwa, Hukum, Politik

Loading...
www www