Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
GoNews Group
22 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
2
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Sa'adah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
GoNews Group
19 jam yang lalu
Jadi Ambasador University Leipzig, Nurul Saadah: Ayo Dapatkan Beasiswa di Luar Negeri
3
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
Peristiwa
3 jam yang lalu
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
4
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
Politik
21 jam yang lalu
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
5
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
Peristiwa
21 jam yang lalu
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
6
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
GoNews Group
23 jam yang lalu
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Loading...
Home  /   Berita  /   Politik

Diduga Bawa Senpi & Sajam, 2 Pria di Kota Medan Diamankan dari Lokasi Demo 22 Mei

Diduga Bawa Senpi & Sajam, 2 Pria di Kota Medan Diamankan dari Lokasi Demo 22 Mei
Rabu, 22 Mei 2019 18:41 WIB
JAKARTA - Dua pria diamankan dari lokasi unjuk rasa di depan kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumut, Jalan H Adam Malik, Medan, Rabu (22/5).

Masing-masing digelandang ke kantor polisi karena diduga membawa senjata api dan senjata tajam.

Kedua pria yang belum diketahui identitasnya itu diringkus polisi berpakaian preman. Keduanya diciduk dari kerumunan massa pengunjuk rasa.

Awalnya, seorang pria diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam. Tak lama berselang, seorang pria yang masuk ke kerumunan mengendarai sepeda motor, mencuri perhatian massa. Pria berkemeja cokelat itu diduga membawa senjata.

Dia langsung diringkus petugas berpakaian preman dan dibawa menjauh dari massa. Massa sempat mengikuti saat pria itu digiring. Polisi langsung mengendalikan massa agar tidak terprovokasi.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira yang ada di lokasi langsung memerintahkan anggotanya untuk membawa pria itu ke Mapolrestabes Medan.

"Bawa langsung ke kantor," perintahnya.

Dua polisi berpakaian preman langsung membawa pergi pria itu. Dia dievakuasi bersama sepeda motornya.

Unjuk rasa di depan Bawaslu Sumut masih berlangsung. Setelah salat Ashar berjamaah, massa terus berorasi di sana.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : merdeka.com
Kategori : Politik, Pemerintahan, Peristiwa, Umum, GoNews Group

Loading...
www www