Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
GoNews Group
22 jam yang lalu
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
2
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
Ekonomi
22 jam yang lalu
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
3
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi "Poros Basamo"
Politik
11 jam yang lalu
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi Poros Basamo
4
Data Denny Siregar Dibobol, Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Aliran Dana Ustaz Haikal Hassan ke Akun @opposite6891
Hukum
22 jam yang lalu
Data Denny Siregar Dibobol, Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Aliran Dana Ustaz Haikal Hassan ke Akun @opposite6891
5
Ke KSAD Andika, 1.262 Siswa Secapa TNI Sedih Dinyatakan Positif Corona, Padahal Tak Merasakan Sakit Apapun
Peristiwa
21 jam yang lalu
Ke KSAD Andika, 1.262 Siswa Secapa TNI Sedih Dinyatakan Positif Corona, Padahal Tak Merasakan Sakit Apapun
6
Polisi: Artis FTV HH Diamankan Saat Tak Berbusana Lengkap
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Polisi: Artis FTV HH Diamankan Saat Tak Berbusana Lengkap
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Soal Hukuman Komdis PSSI, Viola Kurniawati: Mudah-mudahan Buat Kami Lebih Dewasa

Soal Hukuman Komdis PSSI, Viola Kurniawati: Mudah-mudahan Buat Kami Lebih Dewasa
CEO PSS Sleman, Viola Kurniawati
Senin, 20 Mei 2019 19:44 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SLEMAN - Klub PSS Sleman yang baru saja dijatuhi sanksi dan denda dari hasil sidang Komisi Disiplin (Komdis) terkait insiden di laga pembuka Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019 lalu bergerak cepat. Laga PSS melawan Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (15/5/2019) lalu sempat diwarnai kericuhan antarsuporter kedua tim.

Dan Komdis PSSI pada Minggu (19/5/2019) ini sudah menjatuhkan hukuman berupa sanksi dan denda untuk PSS maupun Arema FC. Dari hukuman yang ada menyebutkan bahwa Panitia Pelaksana Pertandingan PSS Sleman dikenai sanksi penutupan sebagian stadion pada tribun selatan sebanyak 4 kali dan denda Rp. 50.000.000.

Ini karena Panpel PSS Sleman gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap pemain, ofisial, perangkat pertandingan dan penonton. Sedangkan hukuman kedua untuk PSS adalah pelanggaran karena suporter PSS Sleman menyalakan flare, kembang api, petasan, terlibat saling lempar dengan suporter Arema FC sehingga pertandingan terhenti selama 55 menit.

Untuk poin ini, hukumannya adalah denda Rp. 150.000.000. Terkait sanksi dari Komdis ini, CEO PSS Sleman, Viola Kurniawati melalui siaran persnya pada Minggu (19/5) malam langsung memberikan respon.

Disebutkan, hukuman dari PSSI merupakan pembelajaran bagi PSS Sleman untuk menjadi lebih baik. Kemenangan yang diraih di awal laga, menjadi partai pembuka Liga 1 2019 dikatakannya terasa kurang dengan adanya insiden yang terjadi.

Dan dia berharap semua pihak hendaknya belajar dari kejadian tersebut. Tak hanya menjadi kerugian bagi tim tapi juga suporter. Kedewasaan dalam bertindak dikatakannya juga menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi kita semua.

“PSS Sleman akan mempelajari lebih lanjut atas hukuman yang dijatuhkan oleh Komdis PSSI. Mudah-mudahan hukuman ini membuat kami semua menjadi lebih dewasa,” kata Viola. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www