Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
2
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
15 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
3
Gunakan Pasal 'Karet' UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
Politik
11 jam yang lalu
Gunakan Pasal Karet UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
4
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
15 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
5
Ini yang akan Dilakukan Pemko Padang Panjang di Masa Transisi New Normal
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Ini yang akan Dilakukan Pemko Padang Panjang di Masa Transisi New Normal
6
Jalan Bukittinggi - Pasaman Barat Sudah Bisa Dilewati Pasca Longsor
Agam
16 jam yang lalu
Jalan Bukittinggi - Pasaman Barat Sudah Bisa Dilewati Pasca Longsor
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Rachmat Irianto Dapat Pelajaran Berharga di Laga Perdana

Rachmat Irianto Dapat Pelajaran Berharga di Laga Perdana
Rachmat Irianto
Minggu, 19 Mei 2019 19:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Pemain belakang Klub Persebaya Surabaya, Rachmat Irianto, mendapat pelajaran penting usai menjalani laga pekan pertama Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019. Salah satu pelajaran yang diambil adalah soal formasi baru yang diterapkan timnya.

Pekan pertama Liga 1 2019 mempertemukan Persebaya Surabaya dengan Bali United. Pada laga yang digelar pada Kamis (16/5) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Persebaya harus menelan kekalahan dengan skor 1-2 atas tuan rumah.

Bermain sejak menit awal, Rachmat Irianto mendapat tugas berat. Beberapa kali dia harus berduel dengan Stefano Lilipaly, pemain andalan Bali United. Ada kalanya dia mampu mengalahkan Lilipaly, tapi kadang juga terlewati.

"Pelajaran yang bisa diambil ketika bertemu Lilipaly hanya dengan kecepatannya saja," ucap Rahcmat Irianto terkait dengan duelnya dengan Lilipaly.

Selain itu, ada pelajaran penting lain yang diambil oleh punggawa Timnas Indonesia U-23 tersebut. Kali ini terkait dengan penguasaan strategi bermain. Persebaya bermain dengan formasi 3-4-3 saat berjumpa Bali United. Ini formasi baru karena biasanya pelatih Djadjang Nurdjaman memakai formasi 4-3-3.

"Soal pakai tiga bek tengah tidak ada masalah, karena kita pemain profesional jadi siap saja sesuai instruksi pelatih dan teman-teman Persebaya harus lebih banyak mengasah lagi cara bermain 3-4-3," paparnya.

Anak kandung Bejo Sugiantoro, yang tidak lain asisten pelatih Persebaya, lantas berharap bisa terus dipercaya tampil bersama tim utama.

"Yang pasti ingin bermain lebih baik lagi dan memberikan kemenangan di setiap pertandingan," harap Rachmat. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www