Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Tandatangani PP Tapera, DPR: Rakyat Tambah Menderita
Politik
22 jam yang lalu
Jokowi Tandatangani PP Tapera, DPR: Rakyat Tambah Menderita
2
PSBB Transisi, Kendaraan Pribadi Boleh Angkut Penumpang Penuh asal Satu Keluarga
Pemerintahan
23 jam yang lalu
PSBB Transisi, Kendaraan Pribadi Boleh Angkut Penumpang Penuh asal Satu Keluarga
3
Tagihan Listrik Melonjak, Ini Penjelasan PLN
Peristiwa
14 jam yang lalu
Tagihan Listrik Melonjak, Ini Penjelasan PLN
4
Ibu Curi Sawit di Riau Dianggap Kasus 'Ecek-ecek', DPR: Sebagai BUMN, PTPN V Memalukan
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Ibu Curi Sawit di Riau Dianggap Kasus Ecek-ecek, DPR: Sebagai BUMN, PTPN V Memalukan
5
Spanduk Ucapan Selamat kepada 'Negara Federal China Baru' Berkibar di Langit AS
GoNews Group
19 jam yang lalu
Spanduk Ucapan Selamat kepada Negara Federal China Baru Berkibar di Langit AS
6
Tapera Diresmikan, Syarief Hasan: Jangan Memberatkan Rakyat Lagi
Politik
20 jam yang lalu
Tapera Diresmikan, Syarief Hasan: Jangan Memberatkan Rakyat Lagi
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Hati-hati, 3 Titik Ini Rawan Macet di Agam saat Mudik Lebaran

Hati-hati, 3 Titik Ini Rawan Macet di Agam saat Mudik Lebaran
ilustrasi
Minggu, 19 Mei 2019 17:01 WIB
AGAM - Dinas Perhubungan Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), mencatat ada tiga titik ruas jalan di daerah itu yang menjadi titik rawan macet saat arus mudik dan balik Idul Fitri, karena daerah itu merupakan pintu masuk ke Kota Bukittinggi.

Dikutip dari Elshinta.com, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Agam Syahrul Hamidi di Lubukbasung, Minggu (19/5) mengatakan, ketiga titik rawan macet berada di Padang Lua sampai Jambu Aia (Kecamatan Banuhampu), Tanjung Alam (Kecamatan Ampekangkek) dan Baso (Kecamatan Baso).

"Daerah ini rawan macet karena ada pasar tradisional, pintu masuk ke Bukittinggi, jalan penghubung antara Padang menuju kabupaten, kota di Sumbar, jalan penghubung Sumbar ke Riau dan Sumatera Utara," katanya.

Ia mengatakan, Dinas Perhubungan setempat membuat jalur alternatif untuk mengatasi kemacetan di daerah itu.

Jalur alternatif itu adalah Padang menuju Payakumbuh melalui Koto Baru, Sungaipua, Simpang Canduang. Sedangkan Padang Panjang menuju Lubukbasung melalui Simpang Sungai Landia dan Sungai Tanang.

Selain itu Lubukbasung menuju Bukittinggi melalui Simpang Panta dan Ngarai Sianok. Payakumbuh menuju Padang melalui Simpang Canduang, Biaro, Tanjung Alam dan Simpang Koto Baru.

Sementara Padang menuju Pasaman melewati Koto Baru, Sungaipua, Tanjung Alam dan by pass. Padang Bukittinggi melalui Sicincin, Malalak, Ampek Koto dan Panta.

"Kondisi jalan alternatif ini layak untuk dilalui kendaraan roda empat," ujarnya, dikutip Antara.

Agar pengguna jalan tidak tersesat, katanya, Dinas Perhubungan setempat memasang rambu petunjuk arah sebanyak 40 unit. Pemasangan rambu-rambu itu bakal dilakukan beberapa hari menjelang Lebaran.

Selain itu, Dishub juga mendirikan pos taktis di Padang Lua, Tanjung Alam dan Simpang Baso. "Poskotis ini mulai berfungsi H-7 sampai H+7 dengan mengerahkan tim terpadu dari Polres, TNI, Satpol PP Damkar, Dinas Kesehatan dan lainnya," katanya. ***

Editor : arie rh
Sumber : elshinta.com
Kategori : GoNews Group, Umum, Sumatera Barat, Bukittinggi, Agam

Loading...
www www