Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
6 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
2
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
Politik
24 jam yang lalu
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
3
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
Hukum
6 jam yang lalu
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
4
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar 'Bokep' Eks Kontributor Majalah Dewasa
Pemerintahan
8 jam yang lalu
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar Bokep Eks Kontributor Majalah Dewasa
5
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
Politik
9 jam yang lalu
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Jayus Hartono Pasrah Keputusan Pelatih

Jayus Hartono Pasrah Keputusan Pelatih
Pemain Arema FC, Jayus Hartono
Jum'at, 17 Mei 2019 20:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - Gelandang muda Arema FC, Jayus Hariono, senang bisa mendapat kesempatan bermain inti. Akan tetapi, jika memang harus duduk di bangku cadangan, Jayus akan menurut pada instruksi dari pelatih.

Jayus secara mengejutkan masuk sebagai pemain inti Arema FC pada laga perdana Kompetisi Sepakbola Liga 1 melawan PSS Sleman, Rabu (15/5) yang lalu. Jayus Hariono tampil cukup bagus meskipun Arema FC kalah dengan skor 3-1.

"Ya pastinya saya senang. Senang sekali bisa mendapatkan kesempatan bermain di laga pertama," ucap Jayus Hariono.

Pemain berusia 22 tahun tersebut pantas senang dengan kepercayaan yang diberikan oleh pelatih Milomir Seslija. Pasalnya, komposisi pemain di lini tengah Arema FC pada musim 2019 ini dipenuhi oleh pemain berkualitas.

Dengan menempatkan Jayus sebagai pemain inti, maka Milomir Seslija harus mencadangkan gelandang Timnas Indonesia U-23, Hanif Sjahbandi. Bahkan, pelatih asal Bosnia memaksa pemain asing Pavel Smolyachenko juga harus memanaskan bangku cadangan.

Jayus menyadari bahwa ada persaingan yang ketat di lini tengah Arema FC. Karena itu, jika pada laga selanjutnya, dia menjadi cadangan, maka dia tidak akan mengeluh. Pemain kelahiran Bogor tersebut siap berlatih lebih keras lagi.

"Bermain atau tidak bermain saya harus tetap siap. Itu hanya hanya masalah pada skema bermain yang ingin diterapkan pelatih. Setiap pertandingan skema yang disiapkan pasti berbeda. Saya latihan lebih keras saja," ucap Jayus lagi.

Jayus mulai mencuri perhatian pada putaran kedua Liga 1 musim 2018 lalu. Saat itu, eks pemain Persekam Metro FC mulai sering mendapat menit bermain di tim utama Arema FC. Bahkan, Jayus sempat dipanggil untuk seleksi Timnas Indonesia U-23.***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www