Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
7 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
2
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
Hukum
7 jam yang lalu
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
3
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar 'Bokep' Eks Kontributor Majalah Dewasa
Pemerintahan
10 jam yang lalu
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar Bokep Eks Kontributor Majalah Dewasa
4
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
Politik
11 jam yang lalu
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
5
Memutus Rantai Penyebaran, Pedagang dan Pembeli di Pasar Pusat Padang Panjang Diimbau Patuhi Protokol Kesehatan
Ekonomi
23 jam yang lalu
Memutus Rantai Penyebaran, Pedagang dan Pembeli di Pasar Pusat Padang Panjang Diimbau Patuhi Protokol Kesehatan
6
Viral, Tak Mampu Beli Susu, Seorang Ayah Serahkan 2 Anaknya ke Petugas PSBB
Kesehatan
7 jam yang lalu
Viral, Tak Mampu Beli Susu, Seorang Ayah Serahkan 2 Anaknya ke Petugas PSBB
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Derita Karyawan KONI Pusat

Sarjono Stress Tak Berani Pulang Ke Rumah

Sarjono Stress Tak Berani Pulang Ke Rumah
Sarjono termenung
Kamis, 16 Mei 2019 21:19 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Nasib karyawan KONI Pusat cukup mengenaskan. Sarjono, karyawan bagian transportasi KONI Pusat yang sudah bekerja 14 tahun lebih stress dan tidak berani pulang ke rumah. Dia terpaksa menginap sudah dua bulan lebih di Gedung KONI Pusat.

"Saya stress dan tidak berani pulang ke rumah. Kasihan istri dan anak yang sudah lima bulan hidup dari hutangan. Terkadang saya dibantu teman-teman untuk membeli makanan," kata Sarjono yang ditemui di Lantai 8 KONI Pusat Jakarta, Kamis, 16 Mei 2019.

Kini, Sarjono semakin kebingungan. Kedua anaknya sudah tidak lagi mau sekolah lagi karena tidak ada lagi biaya transportasi. "Bagaimana mereka mau sekolah kalau saya tidak bisa memberikan uang transportasi," katanya.

Kasus lima bulan tidak digaji baru pertama kali dialami Sarjono yang bekerja sejak era Wismoyo Arismunandar menjabat Ketua Umum KONI Pusat. "Terus terang, saya baru pertama kali tidak digaji selama lima bulan," katanya.

Kondisi KONI Pusat memprihatinkan setelah Sekjen KONI Pusat, Ending Fuad Hamidy tersangkut kasus korupsi dana bantuan Kemenpora kepada KONI Pusat. "Kami sudah berupaya mengadukan masalah ini kepada Kemenpora melalui Sesmenpora Gatot Dewa Broto. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian tentang gaji bakal dibayar. Makanya, kami berharap Menpora Imam Nahrawi mau memberikan keringanan terhadap penderitaan yang kami alami," kata Sarjono. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www