Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
10 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
2
Perbatasan Sumbar Masih Tutup Hingga PSBB Berakhir 7 Juni 2020
Sumatera Barat
23 jam yang lalu
Perbatasan Sumbar Masih Tutup Hingga PSBB Berakhir 7 Juni 2020
3
Sempat Dihajar Massa, Warga Padang Terduga Pencuri Mobil Akhirnya Diamankan Polisi
Solok
7 jam yang lalu
Sempat Dihajar Massa, Warga Padang Terduga Pencuri Mobil Akhirnya Diamankan Polisi
4
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
Kesehatan
11 jam yang lalu
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
5
20 Napi di Payakumbuh Tertunda Penahanan Akibat Protokol Kesehatan
Payakumbuh
22 jam yang lalu
20 Napi di Payakumbuh Tertunda Penahanan Akibat Protokol Kesehatan
6
Polisi Amankan Delapan Mobil Masuk Sumbar Lewat 'Jalan Tikus'
Limapuluh Kota
22 jam yang lalu
Polisi Amankan Delapan Mobil Masuk Sumbar Lewat Jalan Tikus
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Meski Belum Ada Pemanggilan, 5 Orang Saksi Kasus Dugaan Penggelapan Dana Kemah Sambangi Mapolda Metro

Meski Belum Ada Pemanggilan, 5 Orang Saksi Kasus Dugaan Penggelapan Dana Kemah Sambangi Mapolda Metro
Senin, 13 Mei 2019 23:43 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA - Lima orang saksi atas kasus dugaan penggelapan dana kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia sambangi Gedung Direktorat Reserse Kiriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Mereka adalah Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pemuda Muhammadiyah Putra Batubara, dan Sekretaris Fuji Abdurrahman, Bendahara Syahputra, Ketua Panitia Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia dari PP Pemuda Muhammadiyah Ahmad Fanani, dan Panitia Virgo Sulianto Gohardi.

"Hari ini mereka datang, tadi sekitar pukul 13.00 WIB," kata Kasubdit Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendrawan saat dikonfirmasi, Senin (13/5).

Kata Bhakti, kedatangan mereka lebih cepat dari jadwal pemanggilan. Meskipun demikian, polisi tetap memeriksa mereka. "Padahal (pemanggilan) usai tanggal 22," katanya.

Seperti diketahui, kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia ini diselenggarakan di kawasan Candi Prambanan, Jawa Tengah pada 16 dan 17 Desember 2017 lalu. Kegiatan ini diinisiasi oleh Kemenpora dan dilaksanakan oleh Pemuda Muhammadiyah bersama Gerakan Pemuda (GP) Anshor.

Polisi mencium ada penggelembungan data keuangan dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ) Pemuda Muhammadiyah. Hingga akhirnya polisi memeriksa belasan saksi di Yogyakarta dan dua orang dari pihak Pemuda Muhammadiyah yakni, Dahnil Anzar dan Ketua Panitia Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia dari PP Pemuda Muhammadiyah Ahmad Fanani.***


Loading...
www www