Cabor Cricket Pertandingkan Empat Nomor di PON Papua 2020

Cabor Cricket Pertandingkan Empat Nomor di PON Papua 2020
Selasa, 30 April 2019 16:28 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Cabang olahraga (cabor) Cricket akan mempertandingkan empat nomor pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020. Hal itu diputuskan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Cricket Indonesia (PCI) yang berlangsung di Vios Kitchen Jakarta Selatan, 28-29 April 2019. 

Rakernas dengan tema "Sukseskan PON XX/2020 Papua untuk mempersiapkan prestasi Cricket di ajang Kualifikasi Piala Dunia, SEA Games dan Asian Games ini dibuka secara resmi Asisten Deputi Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan, Herman Chaniago. 

Keempat nomor yang dipertandingkan pada pesta akbar olahraga nasional yakni T20 putra, T20 putri, Sixes putra dan Sixes Putri. 

Dalam Rakernas yang dihadiri 16 Pengprov PCI ini menetapkan Babak Pra Kualifikasi PON Papua 2020 akan digelar di Lapangan Cricket Cibubur Jakarta Tumur, Oktober 2019. 

"Pra PON dianggap sangat strategis untuk menjaring Tim-tim tangguh. Dengan demikian, kualitas pertandingan yang disajikan pada PON Papua 2020 bisa lebih menarik," kata Wakil Ketua I PP PCI, Abhiram Singh Yadav usai Rakernas, Senin, 29 April 2019 malam.  

Mengingat adanya kuota 16 atlet bagi cabor cricket yang ditetapkan KONI Pusat pada PON Papua 2020, kata Abhiram S Yadav, ditetapkan sebanyak 6 tim putra dan 6 tim putri yang lolos menuju Papua. "Masing-masing tim hanya boleh diperkuat 14 pemain sesuai aturan standar internasional yang ditetapkan pada kejuaraan dan multi event," jelasnya. 

Yang lebih menggembirakan, kata Abhiram S Yadav, cricket untuk pertama kalinya masuk dalam cabor eksebisi pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS). "Masuknya cabor cricket sebagai cabor eksebisi pada POMNAS disambut baik seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) PCI dan Universitas di berbagai daerah," tandasnya. 

Poin keputusan POMNAS itu berkaitan dengan nomor pertandingan yaitu 10 over putra dan 10 over putri yang akan digelar di lapangan Atletik Velodrome Jakarta, September 2019. 

Keputusan lain yang dihasilkan pada Rakernas 2019 yakni adanya sanksi ringan hingga berat kepada Pengprov PCI. Acuannya dengen melihat keaktifan pengurus Pengprov PCI dalam pengembangan cricket di sekolah, program kepelatihan pelatih dan wasit.

Khusus soal mutasi atlet menjelang PON Papua 2020, Rakernas menetapkan mengikuti aturan yang dikeluarkan KONI Pusat. "Saya berharap seluruh Pengurus Provinsi PCI dapat mensosialisasi seluruh keputusan dan menjalankan aturan yang telah disepakati dalam Rakernas," kata Ketua Umum PP PCI, Aziz Syamsuddin. ***


wwwwww