Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Digrebek saat Begituan dengan Pemulung, Bu Guru Ngaku Khilaf Tergiur 'Anu Gede'
Hukum
16 jam yang lalu
Digrebek saat Begituan dengan Pemulung, Bu Guru Ngaku Khilaf Tergiur Anu Gede
2
Setelah Jokowi Kunjungi Mal dan Stasiun, DPR Tanya: Kapan Bapak Kunjungi Masjid?
Politik
21 jam yang lalu
Setelah Jokowi Kunjungi Mal dan Stasiun, DPR Tanya: Kapan Bapak Kunjungi Masjid?
3
Segera Berlakukan New Normal, MPR Minta Empat Provinsi Ini Bersiap Diri
Politik
22 jam yang lalu
Segera Berlakukan New Normal, MPR Minta Empat Provinsi Ini Bersiap Diri
4
TKA China Ngambek, Rusak Fasilitas Bandara Banyuwangi
GoNews Group
24 jam yang lalu
TKA China Ngambek, Rusak Fasilitas Bandara Banyuwangi
5
Demokrat: Waspadalah Gerakan PKI di Tengah Kegaduhan Pandemi
Politik
19 jam yang lalu
Demokrat: Waspadalah Gerakan PKI di Tengah Kegaduhan Pandemi
6
Nusantara Mengaji Lahirkan Generasi Milenial Pecinta dan Seniman Alquran
Politik
23 jam yang lalu
Nusantara Mengaji Lahirkan Generasi Milenial Pecinta dan Seniman Alquran
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Perekrutan Anggota Penyelenggara Pemilu Dipertanyakan

Perekrutan Anggota Penyelenggara Pemilu Dipertanyakan
Rabu, 24 April 2019 16:26 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019 yang meninggalkan banyak jejak persoalan, disoroti Pegiat Media Sosial, Darmansyah, sebagai dampak dari buruknya sistem perekrutan anggota penyelenggara Pemilu.

"Jangan, proses rekrutmen (KPPS, PPK, PPS, dan tenaga perbantuan) hanya mengutamakan kebutuhan dan kedekatan dengan pihak penyelenggara pemilu," kata Darmansyah dalam rilisnya, Rabu (24/04/2019).

Dampak dari prekrutan yang buruk itu, menurut Darmansyah, adalah viralnya, "surat suara tercoblos, kotak suara dibawa kabur, kotak suara berisi surat suara hilang, petugas KPPS mencoblos sisa surat suara, kesalahan pada waktu menginput data formulir C1 ke aplikasi dan pembongkaran kotak suara sebelum waktu pencoblosan,".

Meski begitu, di tingkat elit, Darmansyah mengaku percaya dengan integritas dan kapabilitas jajaran pimpinan baik di KPU, Bawaslu dan DKPP.

"Tidak etis menuduh penyelenggara pemilu khususnya KPU telah berlaku curang untuk memenangkan salah satu pasangan capres di Pemilu 2019," kata Darmansyah.***

Editor : Muslikhin Effendy
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik

Loading...
www www