Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
Peristiwa
10 jam yang lalu
Biarkan Ibu Melahirkan di Depan Rumahnya dan Pungut Bayaran Rp800.000, Izin Praktik Bidan SF Dicabut
2
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
GoNews Group
4 jam yang lalu
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
3
Artis FTV Ditangkap Saat bersama Pria dalam Kamar Hotel di Medan
Peristiwa
11 jam yang lalu
Artis FTV Ditangkap Saat bersama Pria dalam Kamar Hotel di Medan
4
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
Ekonomi
4 jam yang lalu
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
5
Jokowi Bersikukuh Lanjutkan Kartu Prakerja Lewat Perpres, Sukamta: Harusnya Dihentikan
Politik
21 jam yang lalu
Jokowi Bersikukuh Lanjutkan Kartu Prakerja Lewat Perpres, Sukamta: Harusnya Dihentikan
6
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
GoNews Group
12 jam yang lalu
Pembukaan Kembali Sekolah, Orang Tua Bisa Pilih Anak Belajar di Rumah
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Sepakbola Piala Presiden 2019

Gelar Pemain Terbaik Buktri Hamka Hamzah Belum Habis

Gelar Pemain Terbaik Buktri Hamka Hamzah Belum Habis
Minggu, 14 April 2019 18:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution

MALANG - Bek Arema FC, Hamka Hamzah, mengaku ingin menjadi teladan bagi pemain belia usai dinobatkan sebagai pemain terbaik Turnamen Sepakbola Piala Presiden 2019.

Penghargaan itu cukup mengejutkan mengingat sebelumnya tidak ada nama pria berusia 35 tahun tersebut dalam daftar nomine yang dirilis penyelenggara.

Makan Konate, Dedik Setiawan, Ricky Kayame mewakili Arema FC dalam daftar tersebut. Sementara dari kubu Persebaya Surabaya diwakilkan oleh Manuchekhr Dzhalilov, Amido Balde, serta Hansamu Yama.

"Bukan hanya saya yang menilai, tetapi kalian (semua) juga yang menilai. Saya hanya ingin menunjukkan bila saya belum habis. Saya juga ingin terus memberikan contoh-contoh teladan kepada pemain-pemain muda," kata Hamka.

"Salah satunya, ada kejadian emosi antarpemain di lapangan. Saya memberikan contoh untuk melerai. Untuk saya mendapatkan pemain terbaik bukan saya yang menilai. Alhamdulillah semoga ini akan menjadi contoh bagi pemain-pemain muda di Inodnesia," sambungnya.

Di usia yang tak lagi muda, pria asal Makassar tersebut mengaku sulitnya menjaga kebugaran fisik. Apalagi di turnamen pramusim ini yang hanya memiliki jeda yang sedikit.

"Terima kasih kepada pelatih yang selalu memberikan kepercayaan kepada saya, karena jujur bermain (berselang) dua hari itu memang sangat melelahkan. Saya coba menjaga kondisi tetapi tetap saja masih kewalahan. Tetapi dari kecil saya niatkan kalau sepak bola adalah hidup saya. Jadi saya tidak akan pernah menyerah," tegas Hamka.

Hamka juga mengakui gelar juara yang didapatkan usai menaklukkan Persebaya dengan skor agregat 4-2, berkat kritik tajam Aremania. Pada babak grup, Singo Edan sempat takluk 0-1 dari Persela Lamongan.

"Sewaktu melawan Persela, semua memberikan kritik positif dan akhirnya itu bisa membangkitkan tim untuk memberikan yang terbaik bagi semua. Jujur juara Piala Presiden ini kami berikan kepada kalian semua khususnya warga Malang Raya dimanapun berada," pungkasnya. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www