Home  /  Berita  /  GoNews Group

Animo Masyarakat Mengurus Paspor Sangat Tinggi, Pemkab Pasbar Sediakan Lahan untuk Kantor Imigrasi

Animo Masyarakat Mengurus Paspor Sangat Tinggi, Pemkab Pasbar Sediakan Lahan untuk Kantor Imigrasi
Bupati Pasbar H Syahiran bersama Tim Direktorat Jenderal Imigrasi yang berkunjung ke Pasbar, Senin (8/4/2019).
Senin, 08 April 2019 23:28 WIB
Penulis: Rio Nasution
PASBAR - Melihat tingginya animo masyarakat untuk mengurus paspor, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) berharap kepada Direktorat Jenderal Imigrasi untuk dapat membuka kantor Imigrasi di kabupaten tersebut. Bahkan Pemkab Pasbar siap menyediakan lahan untuk pembangunan kantor Imigrasi tersebut.

Harapan itu disampaikan langsung oleh Bupati Pasbar H Syahiran dalam pertemuan dengan Tim Direktorat Jenderal Imigrasi yang berkunjung ke Pasbar, Senin (8/4/2019).

Pertemuan yang digelar di balkon kantor bupati itu juga dihadiri Kanwil Kemenkum HAM Sumbar serta Imigrasi Kelas II Agam.

Menurut Syahiran, Pasbar akan menyediakan tanah untuk membangun kantor Imigrasi. Pasalnya, dalam beberapa waktu pelayanan paspor jemput bola yang dilaksanakan di kantor Bupati Pasbar setiap minggunya terlihat tingginya animo masyarakat Pasbar yang mengikutinya.

"Kuota yang disediakan oleh Imigrasi sebanyak 30 orang dan itu dirasa masih kurang. Karena, masyarakat yang mendaftar lebih dari 50 orang setiap minggunya, sehingga kalau bisa Imigrasi menaikkan kuota dalam pelayanan paspor jemput bola tersebut," kata Syahiran.

Ia melanjutkan, untuk saat ini Pemda baru bisa menyediakan tanah dengan harapan Imigrasi mau membangun kantornya di Pasbar.

"Jujur saja, saat ini APBD kita di Pasbar memang masih terbatas. Kami berharap Imigrasi memahami kondisi ini. Jika mengharuskan kami untuk menyediakan dana juga, kami akan membicarakan dulu dengan Tim Anggaran," kata Syahiran.

Namun, lanjut Syahiran, terlepas dari itu semua Pasbar memiliki potensi ekonomi dan potensi investasi. Kalau dibangun kantor Imigrasi di Pasbar akan membuka peluang ekonomi dan peluang bisnis.

Selain itu, tim dari Pasbar akan mencoba untuk melakukan studi banding kepada daerah lain yang telah membuka unit kerja Imigrasi.

"Kami sangat berharap Imigrasi membuka unit kerja di Pasbar, karena peluang bisnis dan peluang ekonomi cukup menjanjikan di Pasbar ini. Karena kita memiliki bandara, pelabuhan dan akses jalan lancar," ujar Syahiran.

Sementara itu, Ketua Tim Peninjauan Lapangan Direktorat Jendral Imigrasi Ikram Taha mengatakan, sebelum dibangun kantor baru di Pasbar didahului dengan adanya ruang unit kerja (UKK) Imigrasi.

"Dan itu sudah ada di Pasbar, kami lihat ruangan pelayanan unit kerja sudah bagus dan layak. Sambutan dan tanggapan Pemda Pasbar juga sangat serius akan berdirinya kantor pelayanan Imigrasi di sini," kata Ikram Taha.

Ia melanjutkan, ada beberapa syarat dan ketentuan dalam membangun kantor unit kerja Imigrasi. Namun, yang paling penting adalah komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kantor unit kerja Imigrasi tersebut.

"Komitmen pemerintah daerah itu yang paling penting, selain itu inisiasi pemerintah daerah sangat diperlukan. Anggaran awal Pemda Pasbar untuk pengadaan peralatan, operasional dan petugas dengan pagu anggaran diperkirakan Rp3,5 miliar," papar Ikram Taha.

Laporan peninjauan lapangan ini nantinya akan disampai ke pusat. Sehingga harapan Pemda Pasbar dan harapan Imigrasi untuk membangun kantor unit kerja di Pasbar dapat terealisasi ke depannya.(rio)

wwwwww