Komunitas Olahraga Akan Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Komunitas Olahraga Akan Deklarasi Dukung Jokowi-Maruf Amin
Raja Sapta Oktohari (tengah) dan Richard Sam Berra (kanan0 mengatasnamakan Komunitas Olahraga
Kamis, 04 April 2019 19:59 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Ribuan atlet Indonesia siap mengantarkan Capres Joko Widodo (Jokowi) menjadi presiden untuk kedua kalinya. Mereka bakal mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon (paslon) nomor urut 01, Jokowi-KH Ma'ruf Amin di ICE BSD, Tangerang, Banten, Minggu, 7 April 2019.

Rencananya, deklarasi akan dihadiri komunitas olahraga, pemuda, influencer dan atlet penyandang disabilitas. 

Ketua Panitia Deklarasi yang juga mantan perenang nasional, Richard Sam Bera mengatakan, saat ini sudah ada sekitar 5.000 peserta yang siap meramaikan deklarasi. Pihaknya menarget jumlahnya bisa mencapai 7.000 orang. "Kami antusias melaksanakan kegiatan ini. Nanti banyak kejutan-kejutan dan yang pasti bukan seperti acara deklarasi-deklarasi yang sudah ada. Ada yang unik-unik dan akan dihadiri langsung Pak Jokowi," ujar Richard saat jumpa pers bersama Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari dan mantan Deputi I Inasgoc Harry Warganegara di Jakarta, Kamis (4/3).

Dia menuturkan, dari ribuan atlet yang akan hadir, ada puluhan nama yang sangat populer. Namun, Richard masih merahasiakan nama-nama tersebut karena kalau disebutkan saat ini tidak jadi kejutan.

Raja Sapta Oktohari menambahkan, komunitas olahraga mendukung Jokowi karena sudah terbukti turut mendorong kebangkitan prestasi olahraga Indonesia. Bahkan, atlet yang meraih medali di ajang intrnasional mendapat guyuran bonus dari pemerintah. Selain itu, Jokowi juga tidak membedakan besaran bonus bagi atlet normal dengan yang difabel, baik di tingkat SEA Games, Asian Games hingga Olimpiade. 

Selain itu, pemerintahan Jokowi juga mendorong Indonesia untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Proses bidding akan dilakukan pada saat Olimpiade 2024 di Paris. "Sehingga jika Jokowi terpilih kembali maka dipastikan kita akan melakukan biding ke IOC. Kita harus mempersiapkan diri dari sekarang dan nanti saat Olimpiade 2020 di Tokyo, kita harus gencar untuk mempromosikan Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade 2032 supaya saat bidding di tahun 2024 bisa mendapat dukungan dari negara lain," kata Okto. ***


wwwwww