Disambut Salam Dua Jari dari Pendukung Prabowo, Ma'ruf Amin Batal Ziarah di Madura

Disambut Salam Dua Jari dari Pendukung Prabowo, Maruf Amin Batal Ziarah di Madura
Senin, 01 April 2019 20:58 WIB
PAMEKASAN - Cawapres Ma'ruf Amin sempat dihadang oleh warga di Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Warga meneriakkan nama Prabowo Subianto. Akhirnya, agenda Ma'ruf di situ batal.

Dilansir GoNews.co dari detikcom, Senin (1/4/2019), iring-iringan mobil rombongan Ma'ruf tiba-tiba terhambat saat melintas di daerah Jembringin, Pamekasan, sekitar pukul 17.30 WIB. Warga berdiri di sisi kiri dan kanan jalan.

"Prabowo! Prabowo! Prabowo! Prabowo!" teriak massa yang mengenakan kaos berwajah Prabowo-Sandi ke arah rombongan Ma'ruf seraya menunjukan salam dua jari khas Prabowo-Sandi.

Peristiwa itu terjadi saat Ma'ruf Amin hendak menghadiri haul, sekaligus berziarah ke Makam Kiai Suhro. Namun sebelum sampai lokasi haul mobil tertahan.

Tak lama kemudian azan Mahgrib berkumandang diiringi dengan suara massa meneriakkan nama Prabowo.

Tampak warga yang mengenakan pakaian koko dan berpeci berbaris di pinggir jalan. Ada juga menaiki kendaraan roda dua. Warga terus meneriakkan nama Prabowo.

Sementara, ketika mobil rombongan perlahan berjalan, tampak massa berdiri di pinggir jalan sambil membentangkan poster berwajah Prabowo-Sandi. Ketika rombongan Ma'ruf Amin akan tiba di dekat lokasi haul, banyak masyarakat yang mengelilingi rombongan sambil terus meneriakkan nama Prabowo.

Puluhan aparat kepolisian membuat formasi untuk memagari massa pendukung Prabowo-Sandi dengan rombongan Ma'ruf. Hingga akhirya, Ma'ruf sempat memasuki salah satu rumah panitia haul.

Namun tak lama kemudian rombongan meninggalkan lokasi tersebut. Agar tidak terjadi bentrok, terpaksa Ma'ruf mengurungkan niatnya untuk mengunjungi Kiai Suhro.

Saat ini Ma'ruf Amin kembali bertolak ke Surabaya untuk beristirahat sebelum besok melanjutkan perjalan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat untuk menghadiri sejumlah agenda.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:detik.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Pemerintahan, Politik

wwwwww