Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
GoNews Group
23 jam yang lalu
Petugas Kebersihan KRL yang Kembalikan Rp500 Juta Milik Penumpang Diangkat Jadi Karyawan Tetap
2
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
Ekonomi
23 jam yang lalu
Mengira Sampah, Ini Kisah Mujenih Tukang Sapu Temukan Rp500 Juta di Gerbong KRL
3
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi "Poros Basamo"
Politik
12 jam yang lalu
Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi Poros Basamo
4
Data Denny Siregar Dibobol, Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Aliran Dana Ustaz Haikal Hassan ke Akun @opposite6891
Hukum
23 jam yang lalu
Data Denny Siregar Dibobol, Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Aliran Dana Ustaz Haikal Hassan ke Akun @opposite6891
5
Ke KSAD Andika, 1.262 Siswa Secapa TNI Sedih Dinyatakan Positif Corona, Padahal Tak Merasakan Sakit Apapun
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ke KSAD Andika, 1.262 Siswa Secapa TNI Sedih Dinyatakan Positif Corona, Padahal Tak Merasakan Sakit Apapun
6
Polisi: Artis FTV HH Diamankan Saat Tak Berbusana Lengkap
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Polisi: Artis FTV HH Diamankan Saat Tak Berbusana Lengkap
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Erick Thohir : Amplop Serangan Fajar Bowo Sidik Tak Terkait Pemenangan Jokowi

Erick Thohir : Amplop Serangan Fajar Bowo Sidik Tak Terkait Pemenangan Jokowi
Jum'at, 29 Maret 2019 18:57 WIB
JAKARTA - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir memastikan uang yang disita dari hasil pengembangan operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap anggota DPR Fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso tidak ada kaitannya dengan pemenangan Jokowi di Pilpres. Uang suap yang disita KPK diduga akan digunakan untuk serangan fajar pencalonan dirinya di Pileg.

"Hari ini saya tidak mau berasumsi, KPK sudah membuat statement bahwa tidak ada hubungan dengan Pilpres, tetapi Pileg," ujar Erick saat menghadiri pameran di Senayan City, Jakarta, Jumat (29/3).

Erick menuturkan, fitnah terhadap TKN Jokowi-Ma'ruf hari ini sangat luar biasa. Lawan politiknya mengaitkan penangkapan Bowo Sidik dengan persiapan serangan fajar untuk memenangkan paslon nomor urut 01.

"Nah kembali yang menyebarkan berita fitnah tidak mungkin kita. Masak kita menusuk diri sendiri. Itu jelas bahwa tidak ada hubungannya dengan Pilpres, tapi Pileg," tegasnya.

Sama seperti kasus OTT yang menjerat mantan Ketum PPP Romahurmuziy alias Rommy. Dia menyatakan bahwa OTT terhadap Bowo yang merupakan kader Partai Golkar itu adalah urusan pribadi.

"Saya rasa KPK sudah jelas seperti juga kasus dari PPP, kita dari awal selalu posisi praduga tak bersalah, dan menghormati bahwa penegakan hukum harus terjadi. Statement saya yang paling jelas, bedakan antara tadi, pribadi dan Pilpres," kata Erick.***

Editor : Muslikhin Effendy
Sumber : Merdeka.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Hukum, Pemerintahan, Politik

Loading...
www www