Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Satu Keluarga Perantau Tertular Covid-19 Saat Berada di Agam
Agam
15 jam yang lalu
Satu Keluarga Perantau Tertular Covid-19 Saat Berada di Agam
2
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
GoNews Group
14 jam yang lalu
Ledakan di Lebanon Sebuah Serangan di Tengah Sulitnya Ekonomi?
3
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
Kesehatan
6 jam yang lalu
Tak Pernah Keluar Rumah Tapi Dinyatakan Positif Corona, Ibu Hamil Menangis Histeris
4
Pengangkatan Plt Direktur RSUD Pasaman Barat Diduga Langgar Aturan
Pasaman Barat
18 jam yang lalu
Pengangkatan Plt Direktur RSUD Pasaman Barat Diduga Langgar Aturan
5
Ombudsman Nilai Pengawasan Protokol Kesehatan di Sumbar Minim
Kesehatan
15 jam yang lalu
Ombudsman Nilai Pengawasan Protokol Kesehatan di Sumbar Minim
6
Pembangunan Pelabuhan Labuan Bajau dan Teluk Tapang Dilanjutkan 2021
Kepulauan Mentawai
16 jam yang lalu
Pembangunan Pelabuhan Labuan Bajau dan Teluk Tapang Dilanjutkan 2021
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Sandiaga Uno Terenyuh Dengar Curhat Yeni dan Ira, Guru Honerer di Sorong

Sandiaga Uno Terenyuh Dengar Curhat Yeni dan Ira, Guru Honerer di Sorong
Rabu, 27 Maret 2019 20:05 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Sandiaga Salahuddin Uno terenyuh mendengar cerita Guru Honorer Yeni dan Ira yang mengaku tidak cukup bergantung dari gaji guru honorer dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya.

"Kami minta kepada  bapak, jika terpilih agar memperbaiki nasib guru honorer dan dunia pendidikan. Kami masuk pagi hingga habis Ashar untuk mengajar anak-anak. Tapi biarlah ini semoga menjadi pahala bagi kami, agar anak-anak tidak terlantar pendidikannya," ujar Yeni terbata-bata, pada Sandi saat berkunjung dan Silahturahmi dengan Komunitas Muslim Kokoda di Pondok Pesantren Emeyodere, Jakan Basuki Rahmat, KM. 8, Sorong Timur, Papua Barat, Rabu (27/3/2019).

Menurut Sandi, dia tahu betul  apa yang dirasakan Yeni dan Ira yang mengeluhkan hal yang sama. Eks wakil gubernur DKI ini mengaku sudah menandatangani kotrak politik dengan para guru honorer dan K 2.

"Prabowo Sandi sudah menandatangani kontrak politik dengan para guru honorer. Sudah pasti, kami Prabowo dan Sandi akan mencari solusi permanen bagi guru guru honorer.  Negara dan bangsa yang maju adalah bangsa yang memuliakan guru," terang Sandi.

Sandi mengatakan kedatangannya ke pesantren bukan untuk kampanye. Tapi ingin bersilaturahmi dengan pemilik pondok pesantren Ustad Ismail Agya dan warga Kokada.

Menurut Sandi keluhan  yang dialami Yeni dan Ira diterimanya hampir di seluruh titik di tempat yang dikunjunginya di seluruh Indonesia.

"Saya paham betul, nasib guru akan kami perjuangkan. Karena ibu saya pendidik, paman saya guru dan kakek saya kepala sekolah,"  tutup Sandi.***


Loading...
www www