Loading...

Kebakaran di Komplek BPTP Sumbar, 1 Rumah dan 2 Mobil Hangus

Kebakaran di Komplek BPTP Sumbar, 1 Rumah dan 2 Mobil Hangus
Petugas Satgas Damkar Kabupaten Solok bersama warga dan personil Polres Solok berusaha memadamkan api yang membakar rumah di Gang III, Komplek BPTP Sumbar di kawasan Sukarami, Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok, Kamis (21/3) dini hari. (foto: ist/har
Kamis, 21 Maret 2019 21:53 WIB
AROSUKA - Kebakaran hebat menghanguskan rumah warga di Kabupaten Solok. Satu unit rumah permanen di Gang III, Komplek BPTP Sumbar di kawasan Sukarami, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Kamis (21/3/2019) dinihari ludes terpanggang.

Dikutip dari harianhaluan.com, tidak saja rumah permanen yang dihuni Beherta (52) yang ludes dimakan ganasnya api, 2 unit mobil masing-masing 1 mobil pick up L300 dan 1 minibus Isuzu Phanter yang ada di rumah itu ikut hangus terbakar.

Informasi yang dihimpun Haluan menyebutkan, peristiwa kebakaran itu awalnya diketahui anak korban, Risky Karima (23) sekira pukul 00.30 wib. Dini hari itu ia melihat api dari bagian belakang rumah dan berusaha memadamkan api. Saat itu api dengan cepat menyebar dan membesar hingga membakar rumah serta dua unit mobil Mitsubishi L300 dan Isuzu Panther yang ada di belakang rumah.

Namun, upaya keluarga korban bersama warga sekitar yang menggunakan alat seadanya tidak cukup menjinakkan si jago merah. Api kemudian membesar dan melahap bangunan rumah bersama isinya.

Masyarakat sekitar yang mengetahui hal tersebut menghubungi pemadam kebakaran Kabupaten Solok. Pada 00.45 WIB datang dua unit mobil pemadam kebakaran lalu langsung berupaya memadamkan api. Api baru dapat dikendalikan setelah petugas berjibaku selama satu jam.

"Satu jam lebih lamanya upaya pemadaman dari masyarakat, satgas Damkar Kabupaten Solok dan personil Polres, akhirnya api bisa dipadamkan sekitar 01.45 WIB. Saat ini situasi aman dan terkendali," kata kapolres Arosuka AKBP Ferry Irawan.

Pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran, dan kerugian materil diperkirakan ratusan juta rupiah.

Pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Namun, dari keterangan korban kepada petugas, sebelum kebakaran itu, dirinya memang usai memasak menggunakan tungku kayu di bagian belakang rumah. Akan tetapi, korban sudah mematikan api dengan cara menyiram dengan air.

“Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan petugas kami. Namun, dugaan sementara berasal dari tungku di belakang rumah yang dipakai memasak, dan belum dipadamkan sepenuhnya,” tuturnya. ***

Editor : arie rh
Sumber : harianhaluan.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat, Solok

Loading...
www www