Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
Politik
15 jam yang lalu
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
2
Keluar dari Fase PSBB, Inilah Opsi yang akan Dilakukan oleh Pemko Bukittinggi
Ekonomi
19 jam yang lalu
Keluar dari Fase PSBB, Inilah Opsi yang akan Dilakukan oleh Pemko Bukittinggi
3
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
Umum
21 jam yang lalu
Masih Banyak Daerah Zona Merah, Ketua DPD Desak Pemerintah Kaji Ulang Pilkada di Bulan Desember
4
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di 'Pangong Lake'
Internasional
22 jam yang lalu
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di Pangong Lake
5
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
GoNews Group
16 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
6
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
GoNews Group
21 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group
Sepakbola Piala Presiden 2019

Syafrianto Rusli: Sistem Pertahanan Semen Padang Belum Mumpuni

Syafrianto Rusli: Sistem Pertahanan Semen Padang Belum Mumpuni
Senin, 04 Maret 2019 15:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BEKASI - Perlawanan Semen Padang FC terhadap Bhayangkara FC terhenti di dua gol. Setelahnya Urak Awak kalah 2-4 dari Bhayangkara FC. Kekalahan itu terjadi dalam laga pertama Grup B Piala Presiden 2019, Minggu kemarin.

Pelatih Semen Padang, Syafianto Rusli, mengatakan kekalahan ini jelas disebabkan sistem pertahanan yang belum mumpuni. Oleh karena itu harus diperbaiki lagi, supaya ketika Liga 1 2019 berputar semua sudah oke.

"Saya melihat koordinasi pertahanan kurang begitu bagus. Ada kesalahan yang berujung gol," kata Syafrianto Rusli.

"Contohnya gol ketiga Bhayangkara FC. Seharusnya sebelum terjadi gol, kami bisa menguasai bola. Tapi bola lepas dan terjadi gol," Syafrianto Rusli, menambahkan.

Situasi kebobolan itu secara mudah membuat mental pemain menjadi turun. Imbasnya Semen Padang kalah. ***

Kategori : GoNews Group, Olahraga

Loading...
www www