Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ini yang Dilakukan KPU Bukittinggi untuk Menggenjot Partisipasi Pemilih pada Pemilu 2019

Ini yang Dilakukan KPU Bukittinggi untuk Menggenjot Partisipasi Pemilih pada Pemilu 2019
Ketua KPU Bukittinggi, Benny Aziz, SE didampingi para komisioner KPU lainnya saat menyebutkan target KPU Bukittinggi dalam meningkatkan jumlah partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 ini, Senin 25 Februari 2019.(doc RY)
Senin, 25 Februari 2019 23:34 WIB
Penulis: Jontra
BUKITTINGGI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bukittinggi memberikan target yang tidak biasa untuk meningkatkan jumlah partisipasi pemilih di Kota Bukittinggi pada Pemilu 2019. Jika target nasional berada di angka 77,5 persen, KPU Bukittinggi berharap dapat mencapai target 80 persen.

Jika dicermati, angka itu tergolong cukup besar, mengingat pada Pileg 2014 yang lalu, partisipasi pemilih di Bukittinggi hanya sekitar 62 persen untuk Pileg, dan 67 persen untuk Pilpres 2014.

Terkait hal itu, Ketua KPU Bukittinggi Benny Aziz, SE sangat optimis target 80 persen itu bisa dicapai, ungkapnya di kantor KPU Bukittinggi, Senin 25 Februari 2019.

Pada pemilu sebelumnya, banyak yang berhasil mengumpulkan C6, karena ada yang ber KTP di Bukittinggi, tetapi tinggal di Agam atau daerah lain. Jumlahnya cukup banyak, ada yang terkumpul. Namun pad sesi Pemilu kali ini, kami telah meminta perangkat di kelurahan seperti RT dan RW untuk mengundang orangnya disaat melakukan pendaftaran C6, sehingga bisa dipastikan orang yang menerima formulir C6 itu ada, dan jelas orangnya, ujar Benny.

Ads

Disebutkan juga oleh Benny Aziz, petugas KPU yang dibantu relawan akan terus menggencarkan sosialisasi, agar masyarakat tidak golput dan mau menggunakan hak pilihnya pada Rabu 17 April 2019 mendatang.

"Seperti kita ketahui bersama, Hari Rabu adalah hari pasar di Kota Bukittinggi. Untuk itu, kami akan masuk pasar untuk melakukan sosialiasi, baik itu Pasar Atas, Pasar Aur Kuning maupun Pasar Bawah dan Pasar Banto, guna mengimbau masyarakat untuk menggunakan hak pilih mereka," jelasnya.

Dituturkan juga oleh Benny Aziz, pada saat ini, ada sekitar 50 orang relawan demokrasi yang siap untuk membantu KPU melakukan berbagai sosialiasi, baik itu sosialisasi tentang pemilu, jadwal dan waktu pemilu, begitupun dengan saat penghitungan suara, hingga mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih di TPS pada Pemilu serentak Pilpres dan Pileg nanti, pungkasnya. (**)

wwwwww