Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
24 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
2
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
Hukum
24 jam yang lalu
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
3
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
4 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
4
Perbatasan Sumbar Masih Tutup Hingga PSBB Berakhir 7 Juni 2020
Sumatera Barat
18 jam yang lalu
Perbatasan Sumbar Masih Tutup Hingga PSBB Berakhir 7 Juni 2020
5
Viral, Tak Mampu Beli Susu, Seorang Ayah Serahkan 2 Anaknya ke Petugas PSBB
Kesehatan
24 jam yang lalu
Viral, Tak Mampu Beli Susu, Seorang Ayah Serahkan 2 Anaknya ke Petugas PSBB
6
20 Napi di Payakumbuh Tertunda Penahanan Akibat Protokol Kesehatan
Payakumbuh
17 jam yang lalu
20 Napi di Payakumbuh Tertunda Penahanan Akibat Protokol Kesehatan
Loading...
Home  /   Berita  /   Olahraga
Superliga Badminton 2019

Reuni Apriyani-Jauza Buahkan Poin Untuk Jaya Raya

Reuni Apriyani-Jauza Buahkan Poin Untuk Jaya Raya
Jum'at, 22 Februari 2019 17:29 WIB
Penulis: Azhari Nasution

BANDUNG - Pasangan ganda putri Apriyani Rahayu-Jauza Fadhila Sugiarto menambah keunggulan tim putri Jaya Raya yang kini tengah bertarung di semifinal Djarum Superliga Badminton 2019. Jaya Raya sementara unggul 2-0 atas Saishunkan Nihon-Unisys.

Apriyani-Jauza menyumbang poin kemenangan kedua dengan mengalahkan Chisato Hoshi-Reika Kakiiwa, dengan skor 21-17, 22-20. Angka pertama disumbangkan Vu Thi Trang lewat kemenangan dari Ayumi Mine, 21-19, 21-14.

Apriyani-Jauza merupakan pasangan main tetap sejak kelas remaja, hingga ke turnamen sekelas Asia Junior Championships dan World Junior Championships 2014 namun pada saat masuk pelatnas, keduanya berpisah. Saat ini Apriyani berpasangan dengan Greysia Polii dan menempati peringkat empat dunia, sedangkan Jauza berpasangan dengan Yulfira Barkah.

"Saya senang bisa partner-an sama Apri lagi, soalnya kan sekarang dia sudah naik kelas jadi pemain top dunia. Dia bisa 'bawa saya' di lapangan tadi, bisa lebih nenangin saya. Senang lah pokoknya," kata Jauza setelah pertandingan.

"Nggak ada perbedaan yang signifikan walaupun baru berpasangan lagi. Kalau komunikasi tetap seperti biasanya, karena dulu kami sudah pernah partner-an lama, dari umur 13 tahun,” tambahnya.

Apriyani-Jauza terakhir kali berpasangan pada Kejurnas PBSI 2016 lalu. Tiga tahun tak berpasangan, namun Apriyani dan Jauza mengaku masih hafal dengan kebiasaan masing-masing. Walaupun mereka tak latihan bersama sebelum superliga, namun Apriyani dan Jauza tetap solid di lapangan.

"Kalau dari permainan, pastinya ada perubahan. Soalnya dari dulu kan dia main single dan double, jadi masih ada pola main single nya. Tapi di pertandingan ini, sedikit-sedikit dia sudah bisa mengubah polanya. Dan variasi-variasi pukulan belakangnya masih ada, karena itu kan ciri khas pemain single dan itu jadi kelebihan dia sekarang,” komentar Apriyani soal penampilan Jauza.

"Kalau saya pribadi, pada pertandingan ini pastinya ingin menyumbang poin untuk tim dan nujukin kalau saya dan Jauza masih bisa dipasangkan lagi meskipun sudah lama tidak partner-an,” tutupnya.

Saat berita ini diturunkan, tim putri Jaya Raya telah memastikan kemenangan atas Saishunkan Nihon-Unisys dengan skor 3-0. Kemenangan Jaya Raya ditentukan pemain tunggal putri, Sri Fatmawati atas Nakai Yukino, dengan skor 21-8, 21-11. ***

Kategori : Olahraga, GoNews Group

Loading...
www www