Loading...

KPU Dharmasraya Terima Logistik Gelombang Kedua

KPU Dharmasraya Terima Logistik Gelombang Kedua
Kedatangan logistik Pemilu gelombang kedua di KPU Dharmasraya.
Sabtu, 16 Februari 2019 13:27 WIB
Penulis: Eko Pangestu
DHARMASRAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (15/2/2019) kembali menerima sebagian logistik gelombang kedua, berupa surat suara (SS) Pemilu 2019. Di antaranya, surat suara untuk Pilpres dan DPRD provinsi.

“Logistik Pemilu yang sudah datang saat ini adalah surat suara untuk pemilihan presiden, DPD dan DPRD provinsi," kata Ketua KPUD Dharmasraya, Maradis, Sabtu (16/2/2019).

Logistik surat suara yang datang saat ini merupakan pengiriman surat suara terakhir atau gelombang kedua. Sebelumnya pada gelombang pertama, Senen (11/2/2019) sudah diterima surat suara untuk pemilihan DPRD kabupaten dan DPR RI.

Selain surat suara yang akan digunakan pada Pemilu 17 April 2019 mendatang, KPU juga sudah menerima surat suara cadangan, masing-masing 1.000 lembar untuk setiap dapil. Dimana, suarat ini nantinya akan digunakan pada saat adanya Pemilu ulang.

"Surat suara cadangan itu hanya boleh digunakan jika terjadi pemilihan ulang dan masing-masing dapil, surat suara cadangan 1.000 lembar, dengan 4 dapil," kata Maradis didampingi Divisi Hukum Zainal Efendi.

Sementara itu, Komisioner KPU Profinsi Sumbar, Yanuk Sri Mulyani, saat ditanya terkait kapan KPUD melakukan sortir lipat, mengatakan, bahwa sortir lipat bisa dilakukan setelah seluruh surat suara datang.

“Setelah surat suara datang semua, nanti baru dilakukan sortir lipat sesuai tahapan dan kesiapan masing-masing KPU," katanya.

Berdasarkan data di KPUD Dharmasraya, jumlah DPT Pemilu 2019 sebanyak 143.907, terdiri dari 72.338 laki-laki dan 71.569 perempuan. Sedangkan jumlah TPS sebanyak 666.

Dari data yang didapat di KPUD setempat, jumlah surat suara yang datang pada tahap akhir sebanyak, 146.786 lembar dengan 74 koli untuk presiden, 146.786 lembar atau 294 koli untuk DPD dan 146.786 lembar atau 294 koli untuk DPR Propinsi Sumbar.

Kedatangan surat suara tahap akhir kemarin mendapat pengawasan ketat dari pihak kepolisian, Bawaslu serta KPU. (ep-rls)


Loading...
www www