Golden Award SIWO PWI Pusat 2019

Armand van Kempen Terseret Kecintaan Terhadap Triathlon

Armand van Kempen Terseret Kecintaan Terhadap Triathlon
Armand van Kempen menerima penghargaan Golden Award SIWO Pusat 2019 yang diserahkan Menpora Imam Nahrawi.
Selasa, 12 Februari 2019 20:47 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Di luar dugaan. Nama Arman van Kempen muncul pada acara Golden Award SIWO PWI Pusat 2019 yang digelar di Grahadi Surabaya, Jawa Timur, 8 Februari 2019 malam. Pria asal Surabaya ini meraih penghargaan kategori penggerak olahraga.

Nama Armand van Kempen sejajar dengan sejumlah tokoh penggerak olahraga nasional yang meraih penghargaan serupa. Mulai Yayuk Basuki (Tenis), Martin Daniel (Tinju), Brigjen TNI (Purn) Karel Albert Ralahatu, hingga CEO Kalteng Putra, Agustiar Sabran.

Wajar jika Armand van Kempen dinobatkan sebagai salah satu peraih penghargaan Golden Award oleh para wartawan olahraga. Salah satu kiprah pentingnya tahun lalu adalah menyelamatkan tim Pelatnas Triathlon Indonesia di Asian Games 2018.

Pria yang banyak menghabiskan waktunya di laut itu menggelontorkan dana miliaran untuk persiapan atlet triathlon Indonesia, termasuk mendatangkan pelatih Olimpiade Brasil. Saat itu, triathlon kesulitan dana lantaran konflik dualisme Federasi Trialthon Indonesia (FTI).

"Saya tidak tahu penyebab pastinya, saat itu saya hanya ingin atlet triathlon Indonesia bisa terus berlatih dan tampil di Asian Games 2018. Apalagi, mereka berlaga membawa nama bangsa dan negara," ujar Arman usai menerima penghargaan Golden Award Siwo PWI.

Meski sudah menggelontorkan dana miliaran dan belum menyumbangkan medali di Asian Games, Van Kempen belum menyerah. Penghargaan Golden Award menjadi salah satu penyemangat untuk tetap menggerakkan olahraga triathlon yang baru dipertandingkan resmi di Asia Games 2018 lalu. 

Keinginan terus memajukan prestasi triathlon Indonesia juga ditunjukkan Armand van Kempen dengan membangun camp di Surabaya, Malang dan Situbondo. Bapak tiga anak ini menampung anak-anak dari keluarga kurang mampu unuk dibina menjadi atlet triathlon.

"Saya sudah terlanjur jatuh cinta dengan olahraga triathlon. Makanya, saya akan terus membangun prestasi triathlon Indonesia agar bisa berbicara di ajang regional dan internasional. Saat ini, kita sudah memiliki atlet triathlon yang kualitasnya cukup bagus dan bisa dipersiapkan menuju SEA Games Philipina 2019," tegasnya.  ***


wwwwww