Wakil Gubernur Sumbar Buka Festival Lansek Manih 2 di Muaro Sijunjung

Wakil Gubernur Sumbar Buka Festival Lansek Manih 2 di Muaro Sijunjung
Wagub Sumbar Nasrul Abit bersama Bupati dan Forkopimda Sijunjung membuka Festival Lansek Manih 2, Senin (11/2/2019).
Senin, 11 Februari 2019 21:37 WIB
Penulis: Eko Pangestu
SIJUNJUNG - Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit  membuka Festival Lansek Manih 2, Senin (11/2/2019) di Jalan Lansek Manih Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar).

Pembukaan Festival Lansek Manih 2 ini ditandai dengan pemukulan tambua tasa yang dilakukan Wagub Sumbar Nasrul Abit bersama Bupati Sijunjung Yuswir Arifin, Wabup Arrival Boy, Ketua DPRD Sijunjung Yusnidarti, didampingi unsur Forkopimda dan Ketua organisasi wanita.

Wagub Nasrul Abit menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Yuswir Arifin dan Wabup Arrival Boy atas penyelenggaraan Festival Lansek Manih 2. Bahkan orang nomor dua di Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ini memuji kinerja yang dilakukan jajaran Pemkab Sijunjung.

“Banyak inovasi dan terobosan yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati dalam membangun Sijunjung,” ucap Nasrul Abit.

Mantan Bupati Pesisir Selatan ini juga mengapresiasi Festival Lansek Manih yang digelar Pemkab Sijunjung setiap tahun. Agenda tahunan ini, sambung dia, selain menghibur warga juga sekaligus mempromosikan potensi daerah, seperti potensi pariwisata yang dimiliki Sijunjung.

Di antaranya Geopark Silokek yang sudah tercatat sebagai Geopark Nasional dan wisata budaya perkampungan adat di Nagari Sijunjung yang merupakan wisata budaya nasional.

“Dengan adanya Festival Lansek Manih ini, kearifan lokal seperti budaya, sumber daya alam dan UKM akan terangkat dan dikenal,” katanya.

Bupati Sijunjung Yuswir Arifin menjelaskan, Festival Lansek Manih ini bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sijunjung ke-70. Momentum Hari Jadi ini tentu menjadi resolusi untuk tetap fokus membangun kabupaten.

"Kegiatan peringatan Hari Jadi kali ini dilaksanakan secara menyeluruh sampai ke tingkat nagari dan jorong. Setiap nagari ikut serta menghidupkan dan membangkitkan kembali kearifan lokal yang mulai hilang tergerus arus budaya modern," ujarnya. (ep)


Loading...
www www