Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalaupun Minta Maaf, Polisi Akan Tetap Proses Hukum Denny Siregar
GoNews Group
21 jam yang lalu
Kalaupun Minta Maaf, Polisi Akan Tetap Proses Hukum Denny Siregar
2
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
Politik
6 jam yang lalu
Larang Liput Kedatangan TKA China Takut Wartawan Ditunggai Teroris, AJI: Pernyataan Danlanud Berlebihan
3
PKS Targetkan Menang 60 Persen Pilkada di Sumbar
Politik
19 jam yang lalu
PKS Targetkan Menang 60 Persen Pilkada di Sumbar
4
Polisi Padang Selidiki Pencabulan Anak Usia Lima Tahun di Pauh
Padang
19 jam yang lalu
Polisi Padang Selidiki Pencabulan Anak Usia Lima Tahun di Pauh
5
Ratusan Pengemudi Go-jek di Padang Gelar Unjuk Rasa
Padang
22 jam yang lalu
Ratusan Pengemudi Go-jek di Padang Gelar Unjuk Rasa
6
Hikmah Dibalik Penjara Arab Saudi Selama 18 Tahun, Ety Berhasil Hafal 30 Juz Alquran
Peristiwa
21 jam yang lalu
Hikmah Dibalik Penjara Arab Saudi Selama 18 Tahun, Ety Berhasil Hafal 30 Juz Alquran
Loading...
Home  /   Berita  /   Politik

Baliho Kampanye Miliknya Dirusak di 22 Titik, Andre Rosiade Melapor ke Polres Dharmasraya

Baliho Kampanye Miliknya Dirusak di 22 Titik, Andre Rosiade Melapor ke Polres Dharmasraya
Andre Rosiade usai melapor di Mapolres Dharmasraya.
Sabtu, 09 Februari 2019 09:59 WIB
Penulis: Eko Pangestu
DHARMASRAYA - Terkait dengan dirusaknya alat peraga  kampanye (APK) milik calon anggota DPR RI  Andre Rosiade di Kabupaten Dharmasraya yang terjadi di 22 titik, Jumat (08/02/2019) Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Gerindra itu bersama timnya melapor ke Polres Dharmasraya.

Setelah membuat laporan perusakan balihonya, Andre Rosiade saat ditemui awak media di halaman Mapolres Dharmasraya mengatakan, alat Peraga kampanye miliknya yang rusak sebanyak 22 buah di delapan nagari.

“Kami melaporkan bahwa alat peraga kami sebanyak 22 titik dirusak berapa waktu lalu di delapan nagari di Kabupaten Dharmasraya. Tim kami telah melaporkan ke pihak Bawaslu Kabupaten Dharmasraya, oleh pihak Bawaslu diminta langsung melaporkan ke polisi," katanya.

"Alhamdulillah pada hari ini laporan kami sudah diterima oleh pihak Polres Dharmasraya, kami mengucapkan terima kasih karena saat kami bikin laporan langsung di-BAP dan barang bukti baliho yang dirusak sedang dikumpulkan oleh pihak kepolisian," lanjut Andre.

Andre berharap pihak Polres Dharmasraya bisa bekerja optimal menyilidiki siapa pelaku perusakan baliho tersebut. Ia menilai kejadian ini sebagai politik budaya barbar, bukan budaya Sumatera Barat.

"Saya yang juru bicara pasangan Prabawo - Sandi, juga sebagai anggota DPP Partai Gerindra dan sebagai caleg DPR RI saja bisa dizolimi seperti ini, dan bagaimana pula dengan teman-teman yang lain. Untuk itu harapan kami kepada Polri, khususnya Polres Dharmasraya bisa mengungkap kasus ini secara tuntas, sehingga Pemilu yang jujur adil, bermartabat dan berkuawalitas bisa kita wujudkan di Dharmasraya ini," tegas  Andre Rosiade. (ep)


Loading...
www www