Home  /  Berita  /  GoNews Group

Sumatera Barat Kembali Diguncang Gempa, Kali Ini Berpusat di Solok

Sumatera Barat Kembali Diguncang Gempa, Kali Ini Berpusat di Solok
ilustrasi
Senin, 04 Februari 2019 21:33 WIB
PADANG - Gempa bumi kembali menguncang Sumatera Barat (Sumbar). Getaran gempa yang bersumber dari Kabupaten Solok itu, dirasakan oleh warga Kota Padang dan kawasan Pesisir Selatan.

"Tidak terlalu kuat, tapi jelas terasa. Apalagi bagi yang sedang di lantai dua," kata Doni (32), salah seorang warga Padang, Senin (4/2/2019) siang, seperti dilansir JawaPos.com.

Dari hasil analisa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang Panjang, pusat gempa berkekuatan 4.7 SR yang terjadi pukul 13.57 WIB, Senin (4/2/2019) itu berada di titik koordinat 0.94 LS dan dan 100.73 BT, sekitar 17 km Barat Laut Kabupaten Solok pada kedalaman hiposenter 18 km.

Kepala BMKG Stasiun Padang Panjang, Irwan Slamet mengatakan, berdasarkan laporan masyarakat, guncangan gempa dirasakan di Kota Padang dan Painan. "Jenis gempanya tektonik kerak dangkal (shallow crustal earthquake). Penyebabnya dipicu aktivitas zona sesar Sumatera pada segmen Sumani," kata Irwan Slamet.

Sementara itu, gempa bumi berkekuatan 6,1 SR yang mengguncang Sumbar pukul 19.27 WIB, Sabtu (2/2/2019) lalu meninggalkan sejumlah kerusakan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Beruntung, gempa yang berada pada jarak 105 kilometer arah tenggara Kota Tua Pejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai di kedalaman 26 km itu tidak menelan korban jiwa.

Dari catatan BNPB, gempa yang cukup kuat berdurasi 3-4 detik itu merusak 1 unit Puskesmas rusak di Desa Malakopa, Kecamatan Pagai Selatan. Gempa juga merobohkan 1 unit mercusuar yang tak lagi terpakai. Kemudian, 11 unit rumah mengalami rusak ringan, dan 1 unit gereja rusak sedang.

"Hingga saat ini, kondisi masyarakat kondusif dan aman. Masyarakat tetap melakukan aktivitas secara normal," kata Kapusdatin Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya.

Di sisi lain, memastikan detail kerusakan akibat gempa, JawaPos.com mencoba mengkonfimasikan hal tersebut kepada Kepala BPBD Sumbar Sumbar, Erman Rahman.

Namun, pihak terkait tidak memberikan informasi. Begitu juga Kabid Kedarutan BPBD Sumbar, Rumainur sama sekali tidak merespon JawaPos.com yang sudah menghubunginya melalui pesan WA sejak Sabtu (2/2). (jpc)

Editor:arie rf
Sumber:JawaPos.com
Kategori:GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat, Solok

wwwwww