Home >  Berita >  Peristiwa

6 Pemuda Australia Ini Terkagum-kagum dengan Objek Wisata Alam Sungai Gulamo Kampar

6 Pemuda Australia Ini Terkagum-kagum dengan Objek Wisata Alam Sungai Gulamo Kampar
Minggu, 20 Januari 2019 16:06 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PEKANBARU - Enam pemuda dari Australia terpukau ketika mengunjungi objek wisata alam, sungai Gulamo di desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, kabupaten Kampar provinsi Riau, Sabtu (19/1).

Kedatangan enam pemuda dari negeri kanguru itu, dalam rangka kegiatan pertukaran pemuda Indonesia - Australia 2018 - 2019, di kota Pekanbaru.

Perjalan ke sungai Gulamo dimulai pukul 07.00 WIB, dari titik kumpul Caraka trip, di jalan Rawa Pekanbaru. Selanjutnya menempuh perjalanan menggunakan mobil sekitar dua jam, menuju rest area jembatan II desa Tanjung Alai.

Jumlah pesertanya ada sekitar 20 pemuda. Dua orang dari Kalimantan barat dan Maluku, enam orang dari Australia dan selebihnya pemuda tuan rumah.

Setibanya di rest area, setiap peserta dibekali pemahaman tentang wisata di sungai Gulamo, sekaligus diberikan jaket keselamatan. Kemudian perjalanan dilanjutkan menggunakan dua unit perahu motor, melintasi danau PLTA Koto Panjang.

Pemandangan memesona menyambut rombongan itu, lanskap danau PLTA Koto Panjang menyajikan aktifitas masyarakat setempat yang sedang mencari ikan. Hijaunya pepohonan, burung-burung terbang hilir mudik memanjakan mata para pengunjungnya.

Setelah satu jam melintasi danau, dua perahu motor itu memasuki kawasan sungai Gulamo. Panorama alamnya batu-batuan cadas berlumut hijau, ditumbuhi pohon-pohon menjuntai jatuh ke bibir sungai.

Perahu motor yang membawa rombongan itu, terus melaju masuk di keheningan alam. Menerobos anak sungai Gulomo membelah ngarai. Sesekali terdengar pula kicauan burung bersautan dibalik rimbunya hutan.

Pada bagian kanan sungai terlihat dinding air terjun, tingginya sekitar 20 meter. Di saat yang sama, secara kebetulan para pengunjung dibuat takjub dengan hadirnya puluhan kupu-kupu seakan-akan menyambut kedatangan para tamu.

Ketua rombongan Caraka trip, Alfa Frisa Septania, menuturkan objek wisata alam sungai Gulamo menyajikan pemandangan yang sangat memesona. Bantaran sungainya membelah ngarai menyerupai Green Canyon di Pangandaran Jawa barat.

"Sungai Gulamo juga menyajikan berbagai atraksi wisata yaitu, berenang serta bermain body rafting. Selain itu ada juga beberapa spot foto instagramable, diantaranya di hulu sungai Gulamo, batu kilie-kilie, tiga lokasi air terjun dan tebing yang menyerupai goa," tuturnya.

"Pemuda dari Australia, Matthew Shaw, mengungkapkan kepada saya, kalau dirinya sangat takjub bercampur senang bisa sampai di tempat ini. Karena di negara asalnya tidak ada destinasi wisata seperti di sungai Gulamo," kata Alfa Frisa.

Bagi traveler yang ingin berkunjung ke tempat ini, Alfa Frisa menyarankan agar membawa makanan, minuman, keperluan mandi dan wadah sampah. Karena di lokasi ini tidak ada satupun pedagang yang menjajakan kebutuhan tersebut.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pariwisata Riau, Fahmizal Usman sangat memyambut baik apa yang telah dilakukan oleh komunitas Caraka trip.

Mernurutnya apa yang telah dilakukan komunitas itu dapat membantu pemerintah dalam melakukan promosi pariwisata di Riau, khususya di sungai Gulamo.

"Saya mewakili pemerintah mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada komunitas Caraka trip, karena telah berinisiatif membawa peserta pertukaran pemuda dari Australia mengunjungi sungai Gulamo," kata Kadispar Riau, Fahmizal Usman, Minggu (20/1) di Pekanbaru.

"Untuk mendorong sektor pariwisata pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Harus bersenergi dengan stakeholder terkait yang disebur pentahelix, yakni akademisi, pemerintah, pelaku usaha, media dan kimunitas," tukas Fahmizal Usman.***

Kategori : Peristiwa, Pemerintahan

Loading...
www www