Tahun 2019, Riau Tarik Wisatawan Mancanegara Melalui Cross Border Tourism

Tahun 2019, Riau Tarik Wisatawan Mancanegara Melalui Cross Border Tourism
Sabtu, 19 Januari 2019 23:39 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Provinsi Riau merupakan kawasan perbatasan yang mempunyai potensi besar untuk pengembangan cross border tourism . Targetnya melalui 3 pintu masuk utama yakni, pelabuhan kota Dumai, kabupaten Bengkalis dan kabupaten Kepulauan Meranti.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Riau, Fahmizal Usman menyampaikan gerbang pintu masuk utama melalui jalur transportasi laut tersebut sangat memiliki potensi besar guna meraup kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) untuk datang ke provinsi Riau.

Dijelaskannya, total kapasitas kursi penumpang kapal dari Malaysia tujuan Dumai adalah 550 orang per hari, 16.500 orang per bulan atau 198.000 orang per tahun. Rutenya melalui pelabuhan Melaka - Dumai, 250 kursi per hari, Muar - Dumai, 150 kursi per hari dan Port Dickson - Dumai, 150 kursi penumpang per hari.

Kemudian di pelabuhan Bengkalis, dari Malaysia melalui pelabuhan di Melaka ke Bengkalis, 3 kali seminggu dengan kapasitas 250 kursi penumpang sekali jalan, Muar - Bengkalis, 3 kali seminggu dengan kapasitas 250 kursi sekali jalan. 1.500 orang seminggu, 6.000 orang sebulan atau 72.000 orang per tahun.

Ditambah lagi, pelabuhan di kota Selat Panjang kabupaten Kepulauan Meranti. Dari Malaysia terdapat 1 kali kapal yang beroperasi secara harian ke Selat Panjang, yaitu dari Batu Pahat, Johor, memiliki kapasitas 250 kursi, artinya per bulan kapasitasnya 7.500 penumpang atau 90.000 orang per tahun. Maka, dengan demikian, total daya angkut penumpang tiga pelabuhan ini adalah 360.000 orang per tahun.

Kadispar Riau Fahmizal Usman optimis, tahun 2019 akan mampu meraup lebih banyak lagi wisman ke Riau. Ia menuturkan Dispar Riau beberapa waktu lalu juga telah melakukan rapat koordinasi dengan Kementerian Pariwisata di Jakarta. Pembahasanya terkait kunjungan wisman melalui cross border. Dan Kementerian Pariwisata sangat mendukung, dimana Riau masuk dalam salah satu prioritas kunjungan wisman di Indonesia melalui cross border tourism.

Dalam minggu ini deputi dari Kementerian Pariwisata akan melakukan koordinasi langsung di kota Dumai, terkait dijadikannya kota Dumai sebagai cross border tourism dan juga akan melakukan koordinasi ke negara jiran Malaysia," tukas kadispar Riau, Fahmizal Usman.

"Alhamdulillah pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata menjadikan Riau sebagai salah satu prioritas kunjungan wisman, dan tentunya kepercayaan ini harus kita jawab dengan kinerja maksimal," ujar Fahmizal.

Fahmizal Usman memaparkan, tahun 2018 jumlah wisman yang masuk melalui pelabuhan Kota Dumai, totalnya tercatat 12.909 pengunjung. Selanjutnya, pelabuhan Bengkalis, jumlah mencapai 5.225 wisman.

Ditambah lagi melalui pintu masuk pelabuhan Selat Panjang Kabupaten Kepulauan Meranti, totalnya tercatat sebanyak 1.162 wisman. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. ***

Kategori : Pemerintahan, Peristiwa, Umum

Loading...
www www