Salah Sebut Nama PPDI, Presiden Jokowi Disoraki Perangkat Desa

Salah Sebut Nama PPDI, Presiden Jokowi Disoraki Perangkat Desa
Senin, 14 Januari 2019 18:21 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo menghadiri pertemuan nasional Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Istora Senayan, Jakarta, Senin (14/1).

Di awal sambutan, Jokowi sapaan akrab Kepala Negara disoraki karena salah menyebutkan nama organisasi PPDI dengan "perkumpulan".

"Yang saya hormati ketua umum perkumpulan..," kata Jokowi.

Sontak perangkat desa yang mendengarnya langsung "protes" dengan mengatakan "persatuan" bukan "perkumpulan". Aksi kurang terpuji ini pun sudah viral dalam bentuk video pendek.

Mendapat protes tersebut, Jokowi langsung meralat.

"Di sini ditulis "perkumpulan". Saya revisi, Persatuan Perangkat Desa Indonesia yang dalam hal ini diketuai oleh bapak Mujito," ujar Jokowi, dan langsung mendapat aplaus.

Awalnya, PPDI berencana menggelar demo di depan Istana Negara, Jakarta, Senin (14/1). Namun, atas permintaan Jokowi, sebaiknya perangkat desa berkumpul di Istora Senayan, dan dia yang datang.

Di sela-sela acara, Ketua Umum PPDI Mujito menegaskan, pertemuan nasional PPDI dengan Presiden Jokowi tidak bermuatan politik.

Jelas Mujito, dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi menyanggupi akan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) terkait dengan penghasilan perangkat desa yang setara dengan ASN golongan II a. Jadi, tidak ada penyampaian hal-hal lain selain tentang desa.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:RMOL.co
Kategori:Uncategories

wwwwww