Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Usung 'Sumangaik Baru', Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
Politik
18 jam yang lalu
Usung Sumangaik Baru, Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
2
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
Pasaman Barat
18 jam yang lalu
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
3
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
Peristiwa
19 jam yang lalu
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
4
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
Peristiwa
18 jam yang lalu
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
5
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
Kesehatan
24 jam yang lalu
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
6
Calon Tunggal Berpontensi Hadapi 31 Kotak Kosong Jadi Preseden Buruk Pilkada
GoNews Group
5 jam yang lalu
Calon Tunggal Berpontensi Hadapi 31 Kotak Kosong Jadi Preseden Buruk Pilkada
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

10 Bangunan, Mobil dan Sepeda Motor Hangus Terbakar di Baso

10 Bangunan, Mobil dan Sepeda Motor Hangus Terbakar di Baso
Petugas pemadam kebakaran dibantu masyarakat sedang berusaha memadamkan api. (foto: YURSIL/harianhaluan.com)
Minggu, 02 Desember 2018 21:35 WIB
AGAM - Kebakaran hebat terjadi di Jorong Sungai Sariak, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, tepatnya di pinggir  jalan raya Bukittinggi - Payakumbuh, Minggu, (2/12/2018) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian diperkirakan sebesar Rp800 juta.

Peristiwa kebakaran menghanguskan sebanyak 10 petak pondok lesehan, bengkel dan rumah semi permanen. Semuanya rata dengan tanah. Selain itu, api juga menghanguskan mobil Feroza, tiga unit sepeda motor, peralatan foto studio, alat perbengkelan dan peralatan rumah tangga.

Untuk memadamkan api, lima unit mobil pemadam Kebakaran dari Agam, Bukittinggi, Payakumbuh dan Kabupaten Lima puluh didatangkan.

Seorang saksi mata, Sal Kamal (57) seperti dikutip dari harianhaluan.com mengatakan, peristiwa kebakaran itu diketahuinya sekitar pukul 05.30 WIB ketika ia mendengar orang berteriak ada kebakaran dari luar rumahnya.

Kemudian sekring listrik jatuh dan listrik pun mati. Ia melihat api dari Kedai kopi di samping rumah tinggalnya. “Api tiba-tiba membesar. Saya panik,” ungkap Sal.

Sementara itu, pemilik bangunan Suken (38) menyebutkan, peristiwa kebakaran tersebut begitu cepat, sehingga ia tidak sempat menyelamatkan harta benda. "Malam saat kejadian kami tujuh orang tidur di dalam rumah. Kami mengetahui api sudah besar saja, sehingga tidak sempat menyelamatkan harta. Saya tidak mengetahui api dari mana berasal tapi kakak saya melihat api di dinding rumah dekat perumnas itu," kata Suken.

Terpisah, Camat Baso Surya Wendri mengatakan, usai kebakaran, Dinas Sosial telah turun ke lokasi menyerahkan bantuan untuk meringankan beban korban. "Muspika Kecamatan Baso dan Dinas Sosial tadi sudah menyerahkan bantuan berupa tikar dan peralatan dapur untuk meringankan beban korban kebakaran," katanya.

Kapolsek Baso Iptu Adrianto mengatakan untuk menyelidiki peristiwa kebakaran itu tim Inafis dari Polres Bukittinggi telah melakukan penyelidikan penyebab kebakaran, serta mencari tahu apakah ada unsur kesengajaan atau tidak. "Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kami, Jadi belum bisa dipastikan apa penyebab kebakaran itu," kata Adrianto. (h/ril)

Editor : arie rf
Sumber : harianhaluan.com
Kategori : GoNews Group, Peristiwa, Sumatera Barat, Agam

Loading...
www www